Kampung Bakaro Menuju Desa Wisata Bahari Pertama di Papua

0
84
Pantai Bakaro Papua

MANOKWARI, Bisniswisata.co.id: Universitas Negeri Papua (Unipa) Manokwari, Papua Barat, merangkul warga Kampung Bakaro, Distrik Manokwari Timur, untuk membangun desa wisata bahari. Pantai Bakaro memang sudah mendunia. Meski tempat wisata pantai ini terletak di propinsi paling timur Indonesia, namun tak menyurutkan para pecinta pantai berkunjung untuk menyelam dan memancing.

Sekretaris Lembaga Penelitian Pengambdian Masyarakat (LPPM) Unipa Manokwari Lukas Sumbait mengatakan, program tersebut akan digelar selama tiga tahun. “Jika tahun pertama ini berhasil, maka akan berlanjut pada tahun kedua dan ketiga,” kata dia pada peresmian desa wisata seperti dilansir laman Antara, Jumat (08/09/2017).

Koordinator Tim Pengabdian LPPM Unipa Tresia S Tururaja mengutarakan, sejumlah kegiatan dilakukan pada pedampingan tersebut. “Kami melaksanakan kegiatan fisik pembinaan yang dikemas dalam bentuk pelatihan,” kata dia.

Pada program ini, LPPM Unipa bersama warga setempat telah membentuk tiga kelompok atau bidang usaha guna mendukung pengembangan pariwisata di kampung tersebut. “Ada kelompok pemuda sadar wisata, kelompok kuliner dan kelompok souvenir. Adik-adik dan mama-mama kita ini sudah mengikuti pelatihan,” katanya.

Kelompok pemuda sadar wisata, dibekali keahlian diving. Mereka siap memandu wisatawan ingin menikmati pesona bawah laut pantai Bakaro. Pada kelompok kuliner mama-mama Papua belajar dan terbukti mampu memproduksi berbagai makanan olahan. “Kami sudah memberi pelatihan mmebuat bakso dan naget berbahan dasar ikan. Juga keripik pisang dan beberapa jenis makanan olahan lainya,” kata Tresiai.

Pada kelompok souvenir, mama Papua pun sudah belajar merangkai kerajinan dari limbah alami, seperti kerang, sisik ikan dan beberapa bahan lainya. “Mulai pekan depan pengunjung yang datang diwajibkan membayar tiket masuk ke lokasi tersebut. Setiap pembelian tiket “akan diberikan bonus berupa kuliner dari hasil produksi warga,” tambahnya.

Kelompok-kelompok usaha dengan tangan terbuka menerima bantuan berupa peralatan diving, mesin babat rumput dan beberapa peralatan lainya untuk aktivitas di kampung Bakaro yang akan menuju menjadi desa wisata pertama di Papua.

Pantai Bakaro memiliki warna air laut yang sangat bersih sehingga kita dapat melihat apa yang terdapat di bawah air dari atas permukaan. Selain menikmati keindahan alam Papua yang begitu asli, kita juga dapat menyelam, memancing dan berenang di pantai yang indah ini.

Tempat Wisata Pantai Bakaro sangat ramai di kunjungi oleh pengunjung mancanegara karena tempat wisata ini pemandangannya terlihat sangat eksotis, juga jauh dari kebisingan dan suasananya memang menyenangkan.

Desa Bakaro masib banyak semak-semak karena jarang ditempati oleh masyarakat. Namun sejak tahun 1980an, masyarakat membuka lahan untuk ditempati mengingat lokasinya yang berada di pesisir pantai. Adalah seorang wanita bernama anamina Bonggoimo yang pertama kali menempati tempat tersebut. Meskipun tidak jelas keberadaannya saat ini, namun nama Anamina Bonggoimo menjadi legenda asal-usul Desa Bakaro.

Mengunjungi Desa Bakaro memang pilihan tepat untuk memanjakan mata dengan panorama yang indah luar biasa. Di Desa Bakaro sendiri banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi. Namun satu yang paling terkenal adalah Tempat Wisata Pantai Bakaro yang menawarkan keindahan dan pesona bahari khas nusantara.

Tempat Wisata Pantai Bakaro terletak 3 kilometer kearah timur pantai pasir putih. Kedua pantai ini dipisahkan oleh Kampung Pasirido, tempat bermukim sebagian besar masyarakat Biak Numfor. Menuju ke Pantai Bakaro, Anda akan melewati jalan dengan beragam tumbuhan hijau ditepian. Perjalanan yang ditempuh akan terbayar dengan pasir pantai yang lembut.

Pasir putih yang lembut terasa kontras dengan deretan pohon kelapa yang menghiasi tepian pantai. Deburan ombak halus disertai dengan angin sepoi-sepoi juga melengkapi seakan menyambut kedatangan Anda di tempat wisata pantai ini. (*/BBS)

LEAVE A REPLY