K-Link Akan Bangun K-Care Center di Sentul Bogor

0
993
Soni Wakwau menghibur sambil ikut bermain bersama anak-anak berkebutuhan khusus pada acara peletakan batu pertama K-Link CADS Center.(Foto)

BOGOR,  Bisniswisata.co.id: K-Link, perusahaan yang bergerak di bidang multi level marketing dengan produk makanan kesehatan dan alat-alat penunjang kesehatan pada Rabu (19/11/14) meletakan batu pertama pembangunan sekolah anak berkebutuhan khusus K-Care Center di Sentul Bogor, Jawa Barat.

K-Care Center, merupakan sekolah dan tempat terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus diantaranya celebral palsy, autism & ODHD, dyslexia & down syndrome dan slow learnes (CADS).

“Di atas tanah seluas 3.000 m2 dengan nilai Rp6 miliar ini kami akan membangun sekolah ini dengan fasilitas pendidikan dan ketrampilan, dengan sarana penunjung yang baik, memadai, dan lengkap sekaligus menjadi tempat terapi untuk anak berkebutuhan khusus,” ujar Ketua Yayasan K-Link Peduli, Datin Roziyaton Jamaluddin saat ditemui Bisniswisata.co.id selesai melakukan prosesi peletakan batu pertama.

Ia mengatakan, “Besarnya biaya dan keperluan orangtua yang dibutuhkan untuk anaknya yang berkebutuhan khusus melatarbelakangi kami untuk membangun sekolah ini”.

“Pembangunan sekolah ini ditujukan agar dapat menjangkau dan menampung lebih banyak lagi siswa didik anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga yang kurang mampu. Saat ini kami menampung 50 siswa SMP dan 70 siswa SMU,” ungkap Datin.

K-Care Center sendiri telah berdiri sejak 2012 dengan menyewa tempat di Metlan Cileungsi, Bogor namun menurutnya tempat dan daya tampingnya terbatas, menyebabkan belum dapatnya terakomodasi permintaan para orangtua tersebut.

“Anak-anak ini nantinya akan dididik terlatih dan professional dan kami akan membantu untuk mengarahkan mendapatkan pekerjaan,” tegasnya.

Pembangunan sekolah ini merupakan kerjasama antara K-Link Indonesia melalui K-Link CARE Foundation dengan Kedutaan Besar Malaysia.

“Kami mengadakan penggalangan dana untuk membangun sekolah ini pada jamuan makan malam yang diorganisir bersama Kedutaan Besar Malaysia dan K-Link  Indonesia, terkumpul Rp1.173 miliar,” ungkapnya.

Sementara Duta Besar Malaysia untuk RI, TYT Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim pada sambutannya mengatakan, “Duta juta rakyat Indonesia telah bergabung dengan K-Link, ini merupakan satu cara untuk menerapkan people to people dalam meningkatkan semangat persatuan dan keharmonisan kedua Negara”.

Dubes Malaysia menargetkan pergadangan antara Malaysia dan Indonesia bisa mencapai 30 miliar US Dollar per tahun.

Pada kesempatan tersebut bintang sinetron “Emak Ijah Pengen ke Mekkah, Sony Wakwaw, Peppy, dan Mang Madid menghibur anak berkebutuhan khusus tersebut. Mereka mengajak bermain di atas panggung, berbaris, dan berputar sambil bernyanyi. (evi)

LEAVE A REPLY