Juni 2015, Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Merosot

0
790
Wisatawan asing berwisata digedung sate Bandung

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statisik (BPS) mencatatkan kunjungan wisatawan selama Juni 2015, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tercatat 815.100 turis asing. Jumlah ini mengalami grafik penurunan sebesar 4,27 persen, dibandingkan periode yang sama tahun 2014 yang mencapai 851.475 orang

“Penurunan ini akibat Juni bulan Ramadhan, sehingga wisatawan enggan ke Indonesia. Penurunan terbesar terjadi pada wisatawan asal Malaysia dan Singapura,” papar Kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (03/07/2015).

Menurut data BPS, wisman Singapura turun dari 173,6 orang menjadi 150,7 orang. Disusul wisman Malaysia turun dari 122,1 orang menjadi 105,1 orang.

Menurutnya, selama bulan puasa membuat turis dari kedua negara itu malas berplesir. Mayoritas penduduk Singapura dan Malaysia beragama Islam dan sedang menjalankan ibadah puasa. Beda dengan tahun lalu, Ramadan tak bertepatan dengan bulan Juni. “Tahun ini Ramadan maju 10 hari dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Meski demikian, sambung Suryamin, kedatangan wisman dari luar Malaysia dan Singapura menunjukkan tren positif. Wisman Australia dan China mengalami kenaikkan dari 99 ribu orang menjadi 102,2 orang dan 78,9 ribu orang menjadi 98,2 ribu orang. Sehingga wisman dari Korea, Amerika Serikat, dan Inggris. “Ini masih bisa ditingkatkan dengan peningkatan pelayanan dan sangat potensial,” kata Suryamin.

Dilanjutkan, jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Mei 2015 yang sebanyak 793.499, jumlah kunjungan pada Juni 2015 mengalami peningkatan sebesar 2,73 persen.

Menurut Suryamin, jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada Juni 2015 naik 8,51 persen dibandingkan Juni 2014, dari 329.700 kunjungan menjadi 357.700 kunjungan.
“Begitu pula, jika dibanding Mei 2015, jumlah kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali naik sebesar 24,58 persen,” kata Suryamin.

Selama Semester I atau pada periode Januari-Juni 2015, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 4,66 juta kunjungan atau mengalami kenaikan 2,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 4,55 juta kunjungan.

Kenaikan jumlah kunjungan tersebut terjadi di enam pintu masuk utama dengan persentase kenaikan tertinggi tercatat di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara, sebesar 22,51 persen. Sementara untuk kenaikan terendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau, yang sebesar 1,62 persen.

Sementara penurunan tertinggi terjadi pada Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah, yang mencapai 43,12 persen dan untuk penurunan terendah tercatat terjadi di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau sebesar 4,28 persen.

Dan, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Juni 2015 mencapai rata-rata 54,14 persen atau turun 1,26 poin dibandingkan dengan TPK Juni 2014 yang tercatat sebesar 55,40 persen. “Jika dibanding TPK Mei 2015, TPK hotel berbintang pada Juni 2015 naik 0,42 poin,” tambah Suryamin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Juni 2015 tercatat sebesar 2,20 hari, atau terjadi kenaikan sebesar 0,34 poin, jika dibandingkan keadaan Juni 2014. (endy)

LEAVE A REPLY