Jelang Natal di Yogya, Pemesanan Kamar Hotel Tembus 70 Persen

0
36

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan tingkat pemesanan kamar hotel di daerah ini untuk libur Hari Raya Natal mencapai 70 persen.

“Pemesanan untuk tanggal 25 Desember 2017 di kawasan ring satu atau Malioboro sampai saat ini sudah mencapai 70 persen,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro dalam keterangan resminya, Senin (27/11/2017).

Selain di zona ring satu di kawasan Malioboro, lanjut dia, tingginya okupansi juga terjadi di zona ring dua yang ada di kawasan Tugu Yogyakarta yang mencapai 60 persen dan zona ring tiga di kawasan Jalan Kaliurang yang mencapai 50 persen. “Reservasi memang sudah mulai kami terima baik secara `online`, langsung menghubungi ke hotel atau melalui `travel agent,” sambungnya.

Selama libur Natal 2017 hingga Tahun Baru 2018, perhotelan di Yogyakarta, khususnya anggota PHRI DIY akan menyediakan paket sewa kamar khusus Natal dengan makan malam, sekaligus hiburan bertemakan Natal dan Tahun Baru. “Yang pasti nanti akan ada `event` Natal dengan `full dinner` yang sekaligus dipaketkan sewa kamar,” kata dia.

Meskipun demikian, ia memperkirakan kenaikan okupansi rata-rata hotel di DIY saat libur akhir tahun hanya mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. “Kami harapkan bisa naik 10 persen,” kata dia.

Hal itu, menurut dia, disebabkan jumlah hotel yang sudah cukup banyak di DIY. Dengan jumlah hotel yang banyak, masing-masing hotel harus berbagi “kue pengunjung” sehingga okupansi tidak terlalu tinggi. DIY, saat ini terdapat 166 hotel berbintang dan 1.030 hotel nonbintang. Sekitar 60 persen hotel berada di Kota Yogyakarta dan sisanya berada di kabupaten lain di DIY.

Ketua Asosiasi Tour dan Travel Indonesia (Asita) DIY Udhi Sudhiyanto optimistis tingkat pemesanan perjalanan wisata di Yogyakarta akan melonjak tinggi mengingat hari Natal dan Tahun Baru berdekatan dengan libur akhir pekan.

“Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 itu jatuh pada hari Senin, artinya itu `long weekend` dan ada liburan sekolah sehingga saya optimis akan ada lonjakan wisatawan ke Yogyakarta,” kata Udhi.

Masyarakat yang hendak berwisata ke Yogyakarta dengan layanan perjalanan wisata anggota Asita DIY agar melakukan pemesanan jauh hari mengingat tingginya potensi kunjungan wisata ke Yogyakarta. “Armada-armada kami sudah mulai kami siapkan agar pada periode tersebut siap bagi wisatawan menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang,” kata dia. (RLS)

LEAVE A REPLY