Jasindo Terjuni Asuransi Perjalanan

0
50
Destinasi wisata Mandalika Lombok Tengah ditawarkan investor (Foto: Harianterbit.com)

LOMBOK, Bisniswisata.co.id: Masyarakat Indonesia kini menyukai kegiatan jalan-jalan jadi peluang bagi industri asuransi salah satunya PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau lebih dikenal Asuransi Jasindo. Perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini kembali kembangkan produknya untuk penuhi kebutuhan pasar melalui salah satu produk ritel Jasindo Travel Insurance.

Direktur Operasi Ritel Asuransi Jasindo Sahata L.Tobing menuturkan, asuransi Jasindo dituntut untuk menciptakan inovasi-inovari produk baru sebagai upaya dalam mempertahankan lini bisnisnya. Jika selama ini Asuransi Jasindo dikenal dalam perlindungan asuransi berskala besar antara lain satelit, marine hull, oil and gas, aviation dan kebakaran, kini sasar Travel Insurance.

Sahata menuturkan, pihaknya masuk travel insurance lantaran ada potensi besar dan ikuti perkembangan zaman. Hal ini mengingat ada perubahan konsumtif masyarakat yang kini menyukai kegiatan yang disenangi, salah satunya jalan-jalan. Juga, banyaknya mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di luar negeri dan kegiatan bisnis yang dilakukan di luar negeri.

“Ada siswa dan mahasiwa sekolah di luar negeri, DPR melakukan kunjungan kerja, pejabat ke luar negeri. Kalau di Kanada siapa berangkat ke luar negeri wajib asuransi. Kami sudah mempersiapkan dua tahun asuransi ini,” kata Sahata saat ditemui pada launching Jasindo Travel Insurance, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (17/11/2017) malam

Sahata menyatakan, dalam memasarkan produk tersebut, pihaknya bekerjasama dengan berbagai e-commerce dan agen perjalan yang dikembangkan secara digital sehingga para pengguna produk asuransi perjalanan ini dapat mudah memperoleh produk ini.

Jasindo juga bekerja sama dengan instansi untuk perjalanan dinas karyawannya serta juga bekerja sama dengan pihak lainnya antara lain pemerintah daerah, hotel, restoran dan lainnya. “Diharapkan enam bulan usai pasca launching ini Jasindo Travel dapat meraup angka kurang lebih Rp 3 miliar dengan target Rp 500 juta per bulannya,” kata dia. (*/LEO)

LEAVE A REPLY