Jalan Wisata Rusak, Kekecewaan Bupati Lebak pun Meledak

0
3342
Pantai Sarwana Lebak

LEBAK BANTEN, test.test.bisniswisata.co.id: Tiga bulan setelah dilantik sebagai Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia sidak dengan menjelajahi sejumlah kampung di wilayah kerjanya. Ia terkesiap saat berada di jalan penghubung Rangkasbitung-Leuwidamar.

Rasa kecewa jelas tergambar di wajah bupati yang memimpin Lebak bersama Ade Sumardi, wakilnya. Jalan wisata menuju Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, itu rusak berat. “Seharusnya ini tidak boleh terjadi di jalan wisata menuju kampung Baduy,” papar perempuan kelahiran 1978 itu.

Pasangan Iti-Ade diketahui menaruh perhatian besar pada sektor pariwisata. Dalam beberapa kali kesempatan, Iti mengundang investor menanamkan modal di Lebak.

“Selama ini, semua investor yang berusaha di Lebak mampu berkembang karena iklim investasi yang kondusif dan keamanan yang kondusif.Kami juga memberikan ke mudahan bagi calon investor domestik dan mancanegara untuk mendapatkan izin usaha,” tuturnya.

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Lebak Hari Setiono menambahkan, pihaknya juga terus melakukan promosi potensi yang belum digarap oleh investor, salah satunya di bidang pariwisata. “Kami menargetkan 2014 pertumbuhan ekonomi Lebak lebih baik dan bisa tumbuh di atas 6%.” sambungnya seperti diuduh laman MI.com, Selasa (2/12/2014)

Sebelumnya, komitmen serupa juga diperlihatkan Ade Sumardi. Saat menjadi Ketua DPRD Lebak, ia sudah berencana mendatangkan wisatawan domestik dan asing ke daerahnya. Caranya ialah membuka jalur mulai dari Bogor-Cipanas-Lebakgedong-Cibeber-Cibayah.

“Lebak harus bisa meningkatkan infrastruktur, sehingga semua objek wisata bisa dijangkau dengan mudah. Kita juga perlu membuat unit pelaksana teknis pariwisata di Lebak Selatan dan sejumlah lokasi lain,” tutur Ade.

Besarnya potensi wisata Lebak juga diungkapkan Plt Gubernur Banten Rano Karno. “Lebak memiliki dan kaya potensi pariwisata. Bupati dan wakil bupati harus mampu mengangkat potensi yang ada, terutama potensi agrowisata di Lebak,” tandasnya.

Kekayaan wisata Lebak terhampar dari laut hingga gunung. Tidak hanya wisata alam, tapi juga wisata budaya, sejarah, dan rohani. Pemerintah Kabupaten Lebak telah menetapkan 21 objek wisata unggulan di wilayahnya. Mulai dari arung jeram di Lebak Gedong, pemandian air panas di Malingping, 11 kawasan pantai, serta air terjun.

Jika dibagi dalam wilayah, Lebak Utara banyak memiliki potensi pemandian air panas, arung jeram, dan situs purbakala. Sementara itu, di Lebak Tengah, ada wisata budaya yang sudah dikenal dunia internasional, yakni masyarakat dan kebudayaan Baduy, yang sangat menjaga kearifan lokal. Di selatan, tentu saja, hamparan pasir putih di sejumlah pantai, seperti Sawarna, Bagedur, juga Cibobos dan Cimandiri.

Bupati Iti Octavia mengakui dalam satu dekade ini, sektor pariwisata telah menjadi andalan seluruh daerah di Indonesia, baik wisata alam maupun hasil kreativitas. Lebak pun terus berusaha mengembangkan sektor itu untuk dijadikan salah satu sumber pendapatan.

“Karakteristik alam dan tata nilai kehidupan masyarakat Kabupaten Lebak sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai potensi wisata. Selain itu, keindahan alam, baik pantai maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak banyak dan menarik,” lanjutnya.***

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.