Investor Jepang Tertarik Investasi Pariwisata di Manado

0
139
Kota Manado malam hari

MANADO, Bisniswisata.co.id: Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerima kunjungan delapan investor Jepang yang menawarkan sejumlah kerja sama. Para investor itu tertarik dengan sejumlah sektor di Sulut, terutama pariwisata.

Menurut Kepala NPO/NGO (Sahabat Indonesia Jepang) Pricylia Sianipar Rondo, pertemuan itu guna membicarakan peningkatan akses wisata antara Jepang dan Manado. Investor asal Negeri Sakura ini bahkan berencana akan membangun Hotel.

“Selain itu, para investor juga berencana akan membangun sekolah perawat, sekolah khusus bahasa Jepang, dan membangun panti jompo standar pelayanan Jepang,” terang Rondo dikutip dari manadoterkini.com, Rabu, (17/05/2017).

Rondo menambakan, para investor juga sangat membuka bagi tenaga kerja dari Manado untuk bekerja di Jepang. Namun sebelumnya, mereka juga akan membangun tempat pelatihan dan membuka akses penerbangan langsung dari Jepang-Manado.

Menurut Pricylia, Gubernur Olly sangat menyambut baik rencana kerja sama itu. Pemprov pun akan secepat mungkin menindaklanjuti beberapa tawaran dari para investor Jepang itu.

“Kerja sama tersebut akan berdampak pada pembangunan dan juga sumber daya manusia (SDM) warga Sulut. Namun, Gubernur juga mengingatkan para investor harus mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia,” ucapnya.

Memang. Ibu kota dari Sulawesi Utara ini merupakan kota kedua paling ramai di Sulawesi setelah Makassar. Juga banyak tempat wisata di Manado yang tak kalah indahnya dengan destinasi wisata di daerah lain. Juga, banyak tempat wisata yang terkenal di Manado, yang layak dikunjungi untuk berlibur.

01. Taman Laut Bunaken

Destinasi wisata ini memiliki pemandangan terindah di dunia bahkan paling menakjubkan. Taman lautnya ditetapkan menjadi salah satu situs warisan dunia tahun 2005 oleh Unesco lantaran banyak biota laut, aneka ragam terumbu karang, ikan warna warni dan cantik, membuat tempat ini menjadi seperti surga bagi pecinta kegiatan menyelam, snorkeling dan fotografi. Ada lebih dari 30 titik selam yang ada, dan tentu membuat kita betah berlama-lama menyelam. Jika tidak bisa berenang, tidak usah takut, karena kita bisa berwisata dengan kapal selam khusus dengan kaca transparan sebagai dinding supaya kita bisa melihat pemandangan bawah laut dengan jelas.

02. Gunung Tumpa

Terletak di Meras, Bunaken dan bisa ditempuh sekitar satu jam dari pusat kota Manado dengan angkutan darat ini kita bisa melihat pemandangan berupa pepohonan yang hijau dan kebun kelapa yang memanjakan mata kita. Lokasi ini wajib dikunjungi bagi wisatawan yang suka dengan fotografi. Dengan sedikit menanjak ke tempat yang tepat, para fotografer dan juga pendaki serta pencinta alam bisa menikmati pemandangan yang indah juga menikmati alam yang segar, objek foto-foto yang menarik dan juga pepohonan yang rindang.

03. Pulau Lembeh

Tempat ini tidak kalah indahnya dengan bunaken. Ada 88 spot menyelam yang indah menunggu kita, dan pasti untuk para penggemar snorkeling, diving dan fotografi, tempat ini wajib dikunjungi. Pulau kecil yang terletak di kota Bitung ini tidak terlalu jauh dari Manado. Bisa berkeliling tempat wisata di sekitar Manado dengan menyewa perahu, untuk berkeliling antar pulau dan ke sekitar Manado.

04. Danau Tondano

Danau ini merupakan salah satu destinasi utama di Manado dan Sulawesi Utara. Dengan pemandangan yang indah, asri, dan teduh membuat pengunjung betah dan senang berlama-lama di daerah Danau Tondano ini. Danau wisata yang juga memiliki pulau kecil di tengah danaunya ini memiliki luas sekitar 4000 hektar dan diapit oleh tiga gunung, yaitu Gunung Tampusu, Gunung Kaweng, dan Gunung Masarang. Wisatawan bisa berkeliling dengan perahu motor untuk 10 penumpang.

05. Pulau Siladen

Surga tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan ini membutuhkan perjalanan menggunakan kapal motor dengan waktu tempuh 45 menit dari kota. Pulau Siladen terkenal dengan hamparan pasir pantai yang putih, air berwarna biru jernih, dan memiliki dua titik penyelaman yang paling menarik bernama Siladen 1 dan Siladen 2.

06. Pulau Lihaga

Pulau terletak di daerah Minut, dekat kota Manado ini bernuansa eksotis dan pengunjung bisa mendapat pantai pasir putih dengan air yang biru hijau dan jernih. Ombak yang bersahabat dan tenang memang membuat pengunjung tidak bisa surfing, tetapi wisatawan bisa bersantai, berjemur dan bermain air di pinggir pantai yang indah ini.

07. Pantai Malalayang

Salah satu objek wisata yang juga tidak bisa dilewatkan adalah pantai Malalayang yang berlokasi tidak jauh dari pusat kota, sekitar 4 kilometer dari kota Manado. Tempat yang sangat populer dengan masyarakat di sekitar Manado ini memiliki banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Mulai dari snorkeling, diving, bermain air, berenang, sampai berbincang dan menikmati wisata kuliner yang berjejer di sepanjang pantai Malalayang.

08. Taman Wisata Tandurusa

Bagi wisatawan yang suka melihat binatang unik, tidak ada salahnya melihat koleksi hewan di taman wisata Tandurusa. Taman yang bertempat di Kecamatan Aertembaga dan berjarak sekitar dua jam dari pusat kota Manado ini memiliki banyak koleksi binatang endemik yang beragam khas Sulawesi. Tidak akan bosan menjelajah taman wisata ini, karena sarat informasi dan memiliki banyak hal menarik yang bisa dilihat dan dipelajari. Mulai dari babirusa, monyet hitam, tarsius, sampai berbagai jenis burung bisa ditemui di taman wisata ini. Tarsius sudah menjadi ikon Sulawesi Utara. Binatang yang bentuknya menyerupai monyet tetapi bertubuh tak lebih besar dari 15 centimeter ini memiliki tangan dan kaki yang berukuran lebih panjang dari tubuhnya. Ciri lain yang mencolok dari binatang ini adalah matanya yang bulat dan besar, berukuran hampir separuh dari wajahnya.

09. Air Terjun Kima Atas

Air terjun Kima Atas memang air terjun di Indonesia yang wajib di kunjungi, tetapi tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang mengunjungi daerah Manado. Berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Manado, pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh 20 menit dengan kendaraan darat. Air terjun yang berada di Kelurahan Kima Atas ini memiliki banyak pepohonan, udara sejuk, air jernih dan senantiasa menemani kita dengan pemandangan yang indah. Aliran yang tidak terlalu deras membuat kita aman untuk berenang dan bermain air. Atau setelah kita puas dengan berenang, bermain air dan berfoto-foto dan kita hanya ingin menikmati pemandangan dan gemericik air, kita bisa bersantai di sekitar lokasi air terjun yang memiliki banyak hidangan kuliner yang menarik untuk dicicipi.

10. Museum Negeri Sulawesi Utara

Jika para wisatawan ingin mengenal Manado lebih dekat, tentu bisa mampir ke museum negeri Sulawesi Utara di Manado. Pengunjung bisa mengenal lebih dekat budaya suku Minahasa, suku asli di provinsi Sulawesi Utara, dan juga sejarah-sejarah yang menarik mengenai Sulawesi Utara maupun daerah lain di Sulawesi. Tempat yang berada di dalam kota Manado ini memiliki nyaris 3000 koleksi. Tidak hanya foto-foto dan catatan bersejarah saja, tetapi benda-benda bersejarah mulai dari miniatur rumah adat, pakaian adat, peralatan menangkap ikan, peralatan rumah tangga, benda peninggalan pahlawan daerah, alat musik tradisional, dan juga patung-patung serta diorama sejarah yang berjejer rapi dan terawat, sehingga kita mudah melihat dan mempelajari informasi baru itu di dalam museum. Untuk masuk ke area wisata museum ini, pengunjung diwajibkan membayar, tetapi bayaran yang dipungut pun tidak mahal, jadi tidak usah takut.

11. Manado Tua

Pulau yang berjarak sekitar 16 kilometer dari kota Manado merupakan salah satu pulau yang juga wajib dikunjungi wisatawan yang suka menikmati keindahan alam. Berbeda tapi tak sama dengan pantai Derawan Kalimantan Timur, pantai di pulau Manado Tua bisa dicapai dengan menempuh perjalanan sekitar 60 menit dengan kapal motor. Pulau yang memiliki gunung berapi dan banyak pohon rindang ini memiliki panorama bawah laut yang spektakuler, tidak kalah dibandingkan dengan Bunaken dan Pulau Siladen. Pulau Manado Tua juga pernah menjadi salah satu lokasi pelaksanaan World Ocean Conference di tahun 2009 silam, membuat penduduk sekitar merawat dan menjaga kebersihan pulau ini.

12. Jembatan Soekarno

Objek wisata ini terbilang masih baru, Jembatan Soekarno diresmikan pada bulan Mei 2015. Meskipun begitu, jembatan megah ini telrihat gagah ketika matahari terbenam. Wisatawan biasanya berfoto dengan latar belakang Menara Lilin yang berlokasi tidak jauh dari Jembatan Soekarno. Ketika langit berubah kemerahan dan matahari mulai terbenam, pemandangan yang disajikan di sekitar jembatan sangat menarik dan sayang kalau tidak difoto. Untuk pengunjung yang tidak membawa kamera, di sekitar jembatan banyak penyedia jasa foto yang bisa mencetak foto dan langsung dibawa pulang.

13. Kampung Cina

Terletak di tengah pusat kota Manado, kampung Cina merupakan tempat dengan banyak bangunan-bangunan toko tua yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda. Bangunan yang masih dipertahankan seperti bentuk aslinya memiliki sentuhan arsitektur colonial, ditambah dengan warna-warna etnis. Di tempat ini, pengunjung bisa melihat klenteng tertua di Manado, Ban Hing Kiong yang dibangun pada tahun 1819 dan masih megah. Selain itu, tidak jauh dari klenteng Ban Hing Kiong, terdapat juga sebuah klenteng yang sudah berdiri sejak lama meskipun tidak setua klenteng Ban Hing Kiong yang bernama Klenteng Kwang Kong. Banyak toko-toko yang menjajakkan makanan, minuman, dan cinderamata untuk oleh-oleh di sepanjang jalan, jadi wisatawan bisa berjalan-jalan sambil mencuci mata.

14. Kuliner Boulevard Tondano

Salah satu tempat wisata kuliner menarik di Desa Koya, Kec. Tondano, tepatnya persimpangan Jln Boulevard Tondano menuju Universitas Manado (Unima). Menyediakan berbagai menu kuliner khas setempat seperti ikan danau, jagung rebus serta jagung bakar. Juga Sate Kelobi, adalah sate daging keong air tawar yang banyak ditemukan di daerah pinggir Danau Tondano. Dengan diolah khusus sebelum dibakar, sate ini disuguhkan dengan sambel yang over pedas. (*/mtc)

LEAVE A REPLY