Ingat, Bawa Pulang Handuk Hotel Bisa Dipenjara

0
61
Handuk hotel

INGGRIS, Bisniswisata.co.id: Setiap hotel berbintang pasti menyediakan benda keperluan pribadi yang bisa digunakan tamu di dalam kamar, mulai dari peralatan mandi sampai alat elektronik. Tamu diperbolehkan membawa pulang sampo atau sabun dalam kemasan kecil, tapi rasanya tidak pas untuk membawa pulang bantal atau lampu kamar, kecuali barang tersebut diberi label harga untuk dibeli.

Kenyataannya, banyak tamu nakal yang membawa pulang barang-barang “berharga” dari kamar hotel. Hal tersebut dikatakan salah satu pelaku usaha perhotelan dari Inggris, David Elton.

“Saat ini semakin banyak tamu yang membawa pulang barang-barang dari kamar hotel. Mulai dari jubah mandi sampai kaca besar. Sebisa mungkin mereka membawa pulang yang bisa dibawa pulang,” kata Elton, seperti yang dilansir dari Telegraph, Jumat (17/11/2017).

Pihak kepolisian Inggris mengatakan kalau membawa pulang barang dari kamar hotel bisa masuk dalam tindakan kriminal, jika barang yang dibawa tidak diberi tanda ‘silakan dibawa pulang. “Itu merupakan tindak kejahatan. Jika kami menerima pengaduan dari pihak hotel, kami akan menindaklanjutinya,” kata juru bicara Metropolitan Police.

Peringatan ini mungkin terasa berlebihan, tapi kasusnya sempat terjadi sekitar enam tahun yang lalu.

Dilansir dari Travel and Leisure, seorang tamu Transcorp Hilton Abuja Hotel harus mendekam dipenjara selama tiga bulan karena ketahuan membawa pulang dua lembar handuk hotel, yang tidak beri label ‘silakan dibawa pulang.’

Demi mengantisipasi kerugian dan kasus serupa terjadi, saat ini jaringan hotel Hilton melakukan pendataan atas nama tamu yang diketahui paling sering membawa pulang barang dari kamar hotel.

Setelah tamu check-out, kamarnya akan diperiksa. Pihak hotel lalu melakukan pendataan mengenai barang-barang yang dibawa pulang tamu. Jika yang dibawa masih berupa sampo, sabun, atau sendal, tamu lolos dari “daftar hitam.”

Sebaliknya, jika tamu ketahuan membawa pulang gelas atau barang besar yang tidak beri label ‘silakan dibawa pulang,’ maka tamu akan diberi peringatan sampai hukuman tidak boleh lagi menginap di jaringan hotel Hilton.

Agar bebas dari rasa was-was membawa pulang barang dari kamar hotel, sebenarnya tamu bisa langsung bertanya kepada pihak hotel mengenai barang apa saja yang bisa dibawa pulang dari kamarnya.

Di Indonesia, W Hotel Seminyak dan Artotel Jakarta bahkan memiliki toko penjualan pernak-pernik hotel yang bisa dikunjungi tamu. Tujuannya agar tamu hotel dapat memiliki dengan membeli, bukan dengan mencuri. (*/TNS)

LEAVE A REPLY