Indonesia Promosi Wisata di Gulf Country

0
130
Pariwisata Kawasan Teluk Arab

MANAMA, Bisniswisata.co.id: Promosi wisata Indonesia kembali digaungkan. Gaungnya kini menyasar di kawasan Teluk atau gulf country. Ada lima negara kawasan teluk menjadi fokus perhatian yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Oman. Mengingat potensi kunjungan wisata ke Indonesia dari kawasan gulf country sangat bagus.

“Bahkan kelima negara itu, cukup potensial untuk datang berwisata ke Indonesia. Apalagi, selama ini turis kawasan gulf country sudah tahu tentang Indonesia, namun belum dilakukan secara gencar,” papar Kepala Bidang Perjalanan Wisata dan Pengenalan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata Rita Sofia Abdul Haris dalam keterangan resmi, Ahad (17/12/2017).

Sebenarnya, sambung dia, promosi wisata ke sejumlah negara di kawasan Teluk, khususnya Bahrain sudah dilakukan. Namun, pada 2011 dihentikan karena anggaran kementerian ketika itu tergolong kecil sehingga harus dipilih-pilih negara mana yang potensinya dinilai besar untuk bisa menghadirkan wisatawan ke Indonesia.

“Tahun 2017 ini kita mulai lagi. Untuk Bahrain, alasannya karena ternyata para pelaku usaha menilai Bahrain cukup potensial. Alasan kedua, karena Bahrain dekat dengan Arab Saudi sehingga banyak warga Arab Saudi yang serinng berlibur ke Bahrain,” lanjutnya.

Di Arab Saudi ada Kota Damam yang hanya tiga jam perjalanan ke Bahrain. “Bahrain kan sudah tergolong negara yang bebas (liberal) sehingga banyak warga asing (ekspatriat) yang tinggal di Bahrain, terutama warga Arab Saudi,” ujarnya.

Jika Indonesia membuat acara promosi wisata di Bahrain, hal itu sama saja mempromosikan wisata Indonesia juga kepada orang Arab dan warga asing dari berbagai negara, lanjutnya

Dilanjutnya, Wisatawan asal Arab Saudi, tergolong royal, bisa menghabiskan 2.300 dolar AS per kunjungan per orang, jauh lebih tinggi misalnya dibandingkan dengan wisatawan asal Malaysia yang hanya menghabiskan sekitar 500 dolar AS per kunjungan.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kerajaan Bahrain Nur Syahrir Rahardjo mengatakan meskipun angka kunjungan wisatawan asal Bahrain ke Indonesia relatif kecil, terus mengalami peningkatan.

Angka kunjungan wisatawan Bahrain ke Indonesia pada 2016 sebesar 1.641 orang dan berdasarkan data KBRI Manama, hingga Oktober 2017 telah mencapai 2.470 orang, dari total sekitar 1,5 juta jiwa penduduk Bahrain.

“Tetapi, sebenarnya banyak juga ekspatriat yang tinggal di Bahrain, namun menggunakan paspor negara masing-masing, yang berlibur ke Indonesia. Dari 1,5 juta penduduk Bahrain, hanya 40 persen yang asli Bahrain, 60 persen lainnya adalah ekspatriat,” ujarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY