Indie Travel Mart, menjual paket dan destinasi wisata baru

0
573

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sedikitnya 50 destinasi wisata di pasarkan pada Indie Travel Mart (ITM), satu-satunya pameran perjalanan wisata domestik terbesar di Jakarta selama tiga hari mulai besok 12-14 Novemver 2015 di Cilandak Town Square dan diharapkan mampu menggerakkan kegiatan wisata di tanah air.

“Acara di dukung Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementrian Pariwisata dan lewat Indie Travel Mart, kami tak sekadar menawarkan sebuah paket wisata, tapi kami ingin pengunjung melihat lokasi wisata lain yang indah dan unik tapi luput dari perhatian publik dan mengajak mereka untuk mengalami sendiri apa itu keragaman Indonesia,” ujar Brahmantya Sakti, penggagas ITM yang juga pendiri TripTrus.com, online market place untuk wisata domestik di Indonesia.

Tak kurang dari 50 destinasi wisata dengan lokasi-lokasi yang mungkin asing namanya di telinga publik seperti Kepulauan Kei (Maluku Tenggara), Pulau Saronde (Gorontalo), Pulau Lengkuas (Bangka Belitung), Togean (Sulawesi Tengah), Takabonerate (Sulawesi Selatan), Green Canyon (Jawa Barat), Goa Pindul (Gunungkidul, Yogyakarta), Pulau Kanawa, Labuan Bajo (Flores, NTT). Ini hanya sebagian yang disebut, ujarnya di dampingi Tazbir , Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah dan pejabat lainnya, Putu Ngurah, pada jumpa pers kemarin.

Indi K Noorsy, ketua panitia mengatakan ada ribuan paket wisata lainnya yang bisa pengunjung lihat nantinya lewat program kegiatan ekspo selama tiga hari. Acara ini diselenggarakan oleh TripTrus.com dan Koperasi Wisata Mandiri Nusantara dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Indoneaia melalui Kedeputian Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara.

“Banyak pameran dagang bernuansa travel dan traveling di Indonesia namun sangat jarang yang mengusung penjualan paket-paket wisata dalam negeri.Nah di ajang Indie Travel Mart ini kami sekaligus ingin mengedukasi masyarakat bahwa bisa tercipta 3000 paket wisata di tanah air jadi tidak perlu orientasi libur ke luar negri,” kata Indi.

TripTrus.com sebagai market place paket wisata terbesar di Indonesia dengan lebih dari 7000 jadwal perjalanan, menaungi lebih dari 500 trip operator (penyedia jasa wisata) dari seluruh Indonesia. Selain itu, TripTrus.com melengkapi database dengan lebih dari 2000 destinasi wisata yang dikategorikan hingga level kabupaten. Hingga kini ada lebih dari 30.000 wisatawan yang bergabung menjadi anggota TripTrus.com.

Tazbir mengatakan optimismenya bahwa Indie Travel Mart akan semakin mampu mendorong masyarakat untuk berwisata karena saat ini kalangan generasi muda sudah sangat independen dalam menentukan tujuan wisatanya.

“Dunia online dan pendekatan personal yang dilakukan teman-teman di komunitas ini mendorong orang merancang waktu bebasnya untuk berwisata dan tahun depan kita harapkan bisa mendukung branding Pesona Indonesia untuk menggerakkan wisata domestik dan menumbuhkan tujuan wisata baru di berbagai daerah.

Potensi wisata yang ditawarkan lewat Indie Travel Mart juga menjadi peluang baru bagi para entrepreneur muda dari daerah. “Tidak ada yang lebih mengetahui cerita tentang wilayah tersebut selain mereka yang berasal dari daerah itu. Selain itu para Trip Operator (sebutan untuk penggiat wisata unik ini) juga menjadi kelompok yang mandiri,” ujar Brahmatya Sakti.
Jonathan Thamrin, Trip Operator dari Jakarta, berusia 27 tahun menghargai peluang bisnis ini. Pilihannya menjadi entrepreneur muda juga karena ingin ikut andil mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi untuk pembangunan ekonomi baik itu di skala daerah dan juga nasional.

Dia mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah karena seperti mendapatkan amunisi baru dan menyalakan lagi semangat setelah sempat merasa seperti anak tiri dalam industri pariwisata di Indonesia.

Penyelenggaraan ITM 2015 juga didukung juga oleh PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”) karena melihat potensi ekonomi dari industri pariwisata yang sangat besar. Menurut Yuka Gebrag Buana FWD Life, Indie Travel Mart 2015 merupakan momentum tepat untuk berperan aktif dalam mendukung perkembangan industri pariwisata di Indonesia.

“Kami mendorong wisatawan Indonesia untuk mengikuti passion dalam wisata ekstrim sekalipun dengan jaminan asuransi hidup bagi para traveller dengan produk bebas aksi dan bebas rencana. Yang penting tidak berusaha bunuh diri dan melanggar hukum kami akan cover,” tandas Yuka.

Selain menjadi Official Sponsor untuk Indie Travel Mart 2015, FWD Life telah memberikan edukasi literasi keuangan tentang manajemen bisnis dan keuangan bagi para pengusaha muda yang tergabung dalam TripTrus.com.

Indie Travel Mart 2015 diwarnai oleh penampilan berbagai musisi papan atas seperti RAN, Mahesa Utara, dan Souljah, juga dimeriahkan oleh berbagai acara lainnya, seperti; talkshow yang berhubungan dengan wisata Nusantara, penampilan kesenian daerah dari sekolah-sekolah nasional plus di Jabodetabek, travel fashion show, dan banyak lainnya. (hildasabri@yahoo.com).

 

 

LEAVE A REPLY