Impian Livi Zheng Angkat Wisata & Budaya Madura

0
264

SURABAYA, test.test.bisniswisata.co.id: Livi Zheng, sutradara muda asal Indonesia yang kini berkarya di Hollywood mengaku bangg bisa memproduksi film Indonesia. Dan membuat film dalam negeri merupakan impiannya sejak terjun ke dunia film. Meski namanya mulai berkibar di industri perfilman dunia, namun sebuah karya film Indonesia merupakan tantangan tersendiri dan menjadi sebuah prioritas bagi karirnya.

“Film bertema karapan sapi nanti menjadi film keempat saya. Doakan agar proses pembuatan film berjalan lancar dan mendapat tempat di mata masyarakat,” kata sutradara film Brush With Danger di Surabaya, Senin (29/08/2016)

Selama dua hari, sutradara perempuan Asia pertama yang menembus Hollywood tersebut telah berada di Madura dan menginap di Kabupaten Sumenep untuk melakukan observasi sekaligus pengambilan gambar awal sebagai bagian dari proyek film nantinya.

Sutradara berusia 27 tahun tidak sendiri karena akan ditemani aktor laga Yayan Ruhian selaku penata laga pada film, yang di dalam skenarionya juga menampilkan adegan-adegan action sekaligus melestarikan budaya bela diri silat asli Indonesia, terutama Madura.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menilai film yang akan dibuat sutradara muda asal Indonesia di Hollywood, Livi Zheng, mampu mengangkat pariwisata Madura di dunia. “Lewat filmnya nanti, nama Madura akan semakin mendunia dengan berbagai potensi wisata maupun religinya,” ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya, Senin (29/8).

Film karya Livi Zheng direncanakan rilis pada 2019 dengan mengambil tema berlatar karapan sapi serta kebudayaan masyarakat madura lainnya. Lokasi syutingnya juga lebih banyak dilakukan di pulau penghasil garam tersebut, termasuk di sejumlah lokasi-lokasi wisata setempat, serta beberapa lokasi lain di Jawa Timur.

Sebuah keuntungan budaya dan wisata Jatim, khususnya Madura, dikaryakan sebagai sebuah film yang diyakini mencuri perhatian penggemar film Tanah Air, termasuk di dunia karena juga akan ditampilkan di Hollywood. “Bayangkan kalau mendapat kesempatan tayang di Hollywood, kemudian di bioskop-bioskop beberapa negara lainnya. Tentu akan banyak sekali yang penasaran dan datang ke Madura,” ucap mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor tersebut.

Tidak itu saja, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut berjanji akan turut mempromosikan film yang belum ditentukan judulnya itu, sekaligus menumbuhkan minat masyarakat menonton film karya anak dalam negeri. (*/ANO)

LEAVE A REPLY