IITCF Gandeng Halal Travel Konsorsium, Tour Leader dan Owner Soal Travel Muslim Eropa Barat

0
522

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) gandeng Halal Travel Konsorsium (HTK) untuk melakukan edukasi sekaligus syiar dalam melayani travel Muslim berwisata ke Eropa Barat, kata Priyadi Abadi, Ketua IITCF, hari ini (23/9).

“Kami lakukan edukasi dan syiar ini karena Muslim Traveler wajib sholat lima waktu dan tepat waktu dan mengkonsumsi makanan dan minuman halal selama dalam perjalanan wisatanya, “ ungkap Priyadi.

Menurut dia, sebagai travel agent umum, pengelola tidak bisa pura-pura tidak tahu dan tidak melayani kebutuhan Muslim Traveler. Sebaliknya harus siap dengan mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim dari negara manapun mereka berasal.

Kali ini bentuk edukasi yang dilakukan bersama Halal Travel Konsorsium ( HTK) adalah memberikan training pada tour leader dan pemilik travel agent dengan tema Bedah Rute Eropa Muslim Dan Melihat Eropa Dari Sudut Yang Berbeda di Hotel Ibis Arcadia, Sabtu 24 September 2016 dari jam 9.00 -16.00.

Di seminar ini, ujarnya. Para peserta akan dipandu untuk lebih memahami destinasi wisata Eropa Barat dan bagaimana menangani Muslim Traveler mulai dari pengurusan visa, pilihan rute, pilihan destinasi dan tempat-tempat sholat dinegara-negara dimana Muslim menjadi warga minoritas.

Melalui kegiatan ini dia melakukan edukasi dan syiar sehingga para pimpinan travel umum mendapatkan pengetahuan dan wawasan melayani Muslim Traveler yang didunia ini jumlahnya terus meningkat.

“ Jadi tadinya mereka tidak tahu menjadi tahu. Kalau kita membiarkan masyarakat Muslim menikmati paket wisata umum yang tidak sesuai dengan ajaran agamanya maka kita tergolong orang yang berdosa karena pura-pura tidak tahu. Sebab ada yang prinsipnya yang penting paket wisata kita laku dan seolah-olah tidak ada hubungannya berwisata dengan urusan ibadah kliennya, “ tegasnya.

Menurut Priyadi, dalam seminar dan workshop sehari ini peserta akan mendapatkan wawasan sekaligus hal-hal teknis sehingga bisa membuat paket wisata sendiri atau memanfaatkan paket wisata konsorsium.

“Untuk seminar dan workshop Muslim Traveler ini akan ada seri lanjutannya karena kita juga akan buat untuk destinasi unggulan lainnya seperti Jepang dan negara-negara lain yang sudah welcome dengan Muslim Traveler,” ungkap Priyadi yang akan menjadi pemberi materi bersama Yulita Widiastuti dan tim IITCF lainnya.

Dalam melakukan edukasi dan syiar Islam, Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) juga akan menyelenggarakan seminar dan workshop ini ke berbagai daerah. Untuk tahun ini di Pulau Jawa seperti Bandung, Jogja, Surabaya hingga ke berbagai daerah lainnya seperti Sulawesi dan Kalimantan, ulas Priyadi. (Hilda Ansariah Sabri).

 

 

 

LEAVE A REPLY