Idealnya Proses Sertifikasi Hotel Dilakukan PHRI

0
1192

MALANG, test.test.bisniswisata.co.id: Menjelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 mendatang Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Malang, Jawa Timur, mendorong proses sertifikasi terhadap hotel di wilayahnya dilakukan oleh PHRI sendiri.

Sekretaris BPC PHRI Kota Malang, Slamet Sudiharto, mengatakan idealnya proses sertifikasi dilakukan oleh PHRI sendiri. Karena PHRI lebih mengetahui kondisi maupun kebutuhan hotel.

Selama ini sertifikasi memang dilakukan oleh lembaga di luar PHRI. Karena itu akan mendorong pelaksanaan sertifikasi bisa dilakukan oleh PHRI sendiri yang nantinya bisa menggandeng pihak luar dalam hal ini akademisi.

Belum semua hotel di Malang mengantongi sertifikasi usaha. Sehingga sertifikasi mutlak diperlukan utamanya dalam menjawab MEA 2014 mendatang. “Bahkan Tidak sedikit sejumlah hotel masih menggunakan tenaga magang atau fresh graduate. Dengan adanya MEA, pelayanan hotel membutuhkan tenaga kerja yang bersertifikasi,” ucapnya kemarin.

Ketua PHRI Kota Batu, Uddy Syaifudin, mengatakan sebagai daerah tujuan wisata hotel dan restoran di Batu harus siap menyongsong MEA. Salah satunya dengan memiliki sertifikasi usaha dan kompetensi bagi pegawai.

Karena itu PHRI harus memiliki lembaga sertifikasi sendiri. Untuk merealisasikan lembaga sertifikasi tersebut PHRI bakal membentuk lembaga independen yang di dalamnya juga berisi elemen dari kalangan perhotelan sendiri.

Anggota tim independen nantinya bakal menjadi semacam asesor. Dan yang masuk ke dalam tim adalah mereka yang levelnya manajer ke atas. Dengan begitu ke depannya hotel dan restoran di Batu memiliki standar pelayanan dan klasifikasi hotel.

Jika hotel dan restoran sudah bersertifikasi dan memiliki kompetensi maka tidak memerlukan tenaga kerja dari asing.

Dengan didukung anggota sertifikasi dari kalangan manajer perhotelan, tim akan mudah melakukan asesor terhadap keberadaan hotel utamanya menyangkut fasilitas, sarana, layanan, hingga masuk kategori apa hotel yang bersangkutan.

Pentingnya sertifikasi tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 53/2013 tentang Sertifikasi Usaha dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebelumnya sertifikasi dilakukan oleh PHRI, namun sejak 2014 yang melakukan sertifikasi adalah lembaga independen yakni Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.