Hotel Tugu Malang Tawarkan Menu Lara Jonggrang

0
515
Sate Loro Jonggrang (Foto: jalanjalanalafery.blogspot.com)

MALANG, test.test.bisniswisata.co.id: Hotel Tugu Malang menawarkan menu di era pemerintahan Raja Hayam Wuruk, menu Lara Jonggrang, untuk berbuka dan sahur pada Ramadan tahun 2016. Menu ini terinspirasi oleh perjalanan kerajaan melalui desa – desa selama masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, yang memegang pemerintahan Kerajaan Majapahit pada awal abad ke-14.

Setiap penduduk dari masing – masing daerah, mempersembahkan sajian yang sangat lezat dengan berbagai macam menu khas dari pedalaman untuk Sang Raja. Ekspedisi kerajaan yang menelusuri pesisir pantai sepanjang tahun bahkan ratusan tahun dengan beraneka ragam budaya khususnya masakan – masakan daerah yang sangat eksotis, papar
Executive Assistant Manager Hotel Tugu Malang Crescentia Harividyanti dalamm keterangannya, Kamis (09/06/2016).

Ekspedisi ini lah berkembang menjadi Jalur Sutra, melewati kota-kota pelabuhan Nusantara, seperti Samudra Pasai, Pidie, West Coast of Sumatra, Palembang, Sunda Kelapa, Banten, Cirebon, Semarang, Demak, Tuban, Gresik, Sumbawa Besar, Pontianak, Banjarmasin, Selat Makassar Makassar, Ternate, Tidore, perairan Maluku, Barus yang dikunjungi oleh pedagang sutra yang bepergian bolak-balik antara Cina dan Eropa.

Interaksi budaya ini menjadi pengaruh yang signifikan terhadap kuliner khas yang dimiliki oleh setiap pelabuhan/kota. “Pengalaman kuliner yang sangat otentik untuk berbuka puasa hingga sahur. Mulai dari “Ta’jil” Sweet Temptation, baik yang segar–segar dingin maupun yang hangat–hangat,” lanjutnya.

Cita rasa rempah–rempah traditional Indonesia berikut resep–resep leluhur menghasilkan hidangan–hidangan utama seperti Soto Buntut Goreng Lara Djonggrang, Gulai Ikan Patin dengan Asam Kandis, Ayam Masak Cabe Hijau Celebes, hingga Nasi Bakar Krengsengan Iga Sapi Kacang Tolo dan Nasi Bakar Tuna Rica Daun Ruku – Ruku, dan lainnya. “Dengan asupan menu seperti itu, maka akan membuat kebutuhan gizi dan energi selalu prima meski berpuasa,” ucapnya.

Yang menjadi signature dish untuk menu Ramadan kali ini adalah Kambing Panggang Suku Bedoiun akan semakin melengkapi jamuan buka puasa/sahur sehingga menjadi pengalaman tak terlupakan. Tidak hanya di Melati Restaurant, selama Ramadan Hotel Tugu juga memberikan complimentary Roving Malang’s Marvels on Bicycle untuk tamu yang menginap. Sambil bersepeda, tamu–tamu akan menikmati Beautiful Malang era kolonial peninggalan sejarah zaman Belanda, keunikan kampung tradisional dan hijaunya taman–taman kota. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY