Hotel Syariah Marakkan Bisnis Perhotelan di Kalsel

0
888
Reservasi Grand Dafam Hotel Banjarbaru (Foto: Kompas)

BANJARBARU, test.test.bisniswisata.co.id: Hotel Syariah menjadi tren baru dunia perhotelan. Kini Banjarbaru Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki hotel syariah yang pertama kalinya memarakkan bisnis perhotelan di wilayah ini. Hotel Grand Dafam Syariah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, telah setahun beroperasi. Ini merupakan hotel syariah pertama di Provinsi Kalsel dan hotel syariah pertama yang dikelola Dafam Hotel Management.

H Norhin, selaku pemilik Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru mengemukakan alasan memilih hotel berkonsep syariah karena masyarakat Banjarbaru dikenal religius. Menurut H Norhin, di hotel ini tamu tak akan menemukan minuman berlakohol, tak ada spa dan massage. “Kita tidak jual minuman keras. Apalagi anak-anak, mereka senang berlibur di sini. Para tamu mengaku sangat kerasan dengan kebersihan hotel,” ujarnya dalam grand opening Hotel Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru di Banjarbaru, Kamis (13/8/2015).

Menurut Andhy Irawan, selaku Managing Director Dafam Hotel Management, Hotel Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru juga menekankan pihak hotel tidak menjual minuman beralkohol. “Kami menyajikan makanan halal bagi tamu. Sehari-hari karyawati hotel mengenakan pakaian bernuansa Islami dalam melayani tamu,” katanya.

Andhy menambahkan, para tamu yang menginap bukan hanya tamu Muslim saja, namun tamu non Muslim juga banyak. “Alasannya, para tamu sangat menyukai kebersihan hotel yang selalu terjaga dan pelayanan karyawan yang ramah,” katanya.

Hingga setahun beroperasi, menurut Benny Harlan, selaku GM Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru, tingkat hunian kamar mencapai 47 persen. “Insya Allah lebih baik dan kami tetap optimistis,” katanya.

Andhy menekankan, keberadaan Hotel Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru tidak semata-mata mencari keuntungan namun ingin memberikan manfaat bagi warga sekitar, karyawan, serta Pemkot Banjarbaru terutama dalam memajukan pariwisata. “Kami ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pariwisata Kota Banjarbaru. Perkara tamu nginap di mana kami tidak masalah,” katanya.

Hotel berlantai 7 ini memiliki nilai plus karena terletak di lokasi strategis yakni menyatu dengan Q Mall, sebuah pusat perbelanjaan di Banjarbaru yang juga dimiliki H Norhin.

Menyandang bintang 4, Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru yang jaraknya 15 menit berkendaraan dari Bandara Banjarbaru Syamsudin Noor dan 5 menit menuju Martapura ini memiliki 148 kamar dengan 7 tipe kamar yaitu deluxe (90 kamar), executive (28 kamar), executive premium (11 kamar), executive balcony (10 kamar), junior suite (5 kamar), royal suite (2 kamar), president suite (2 kamar).

Sementara ballroom hotel terkesan megah bergaya Timur Tengah dengan cahaya lampu kristal yang mampu menampung 2.500 tamu. Terdapat juga sebuah Mushala Al Madinah di lantai 4 untuk memudahkan tamu yang menginap melaksanakan ibadah shalat.

Andhy Irawan tak menampik keberadaan Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru akan memunculkan hotel berkonsep serupa di daerah lain yang sedang digarap pihaknya yakni di Malang dan Yogyakarta. “Hotel dengan konsep syariah sekarang lagi nge-tren. Pak Haji Norhin juga sedang mengincar Kota Surabaya untuk mendirikan hotel syariah,” tambah Andhy. Sementara H Norhin cuma tersenyum. (*)

LEAVE A REPLY