Hotel Seni Garapan Seniman Hadir di Yogyakarta

0
138
Kamar Artotel Yogya (Foto: Booking.com)

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Yogyakarta tambah satu hotel baru lagi. Artotel hotel Yogyakarta ini sangat unik, menarik, artistik. dan sangat berbeda dengan hotel lainnya yang ada di Kota Budaya. Perbedaannya, hotel yang ada di Jalan Kaliurang KM 5.6 no 14, Caturtunggal Sleman, DI Yogyakarta, penuh dengan karya seni goresan tangan.

Berkolaborasi dengan beberapa seniman lokal Jogya untuk menciptakan berbagai karya di setiap lantai, termasuk kamar tamu. Mulai seni lukis, kolase, kriya, instalasi, hingga art print atau stiker. Semua itu tersaji di berbagai sudut hotel, dengan satu tema besar, cerita rakyat atau folklore yang berkembang di Yogyakarta.

Karya 6 seniman ternama Yogyakarta, antara lain Rara Kuswara, Ronald Aprian, Sony Irawan, Apri Kusbiantoro, Hahan dan Fathoni. Uniknya setiap lantai digarap oleh seniman yang berbeda, aliran seni yang berbeda, dan dengan folklore yang berbeda. Tamu dan wisatawan dapat menikmati salah satunya dengan berselfie ria, di depan karya-karya tersebut.

”Hotel Artotel Yogyakarta ini memiliki nilai seni, banyak ditampilkan pada nilai lukisannya. Ini menjadi destinasi penginapan baru di Yogyakarta,“ ungkap General Manager Hotel Artotel Yogyakarta Danil Sunu Prasetyo seperti dikutip laman info-jogja.com.

Diakuinya, Hotel Artotel ini konsepnya terinspirasi dari sebuah karya seni. Sehingga sangat pas juga cocok untuk menunjang para wisatawan asing maupun domestik yang menginap di hotel ini sekaligus menikmati karya seni. “Memang kami mengedepankan desain dan interior tercermin guratan seni dengan mengangkat tema berbeda pada setiap sisi –sisi bangunan,” tambahnya.

Dibangun melalui dana swakelola yang dipercayakan salah satu pelaksana Owner Edo Orlando dan PT Amara Prima 2 sebagai Owner Santoso.
Hotel berkelas dengan bintang 3 Plus ini dibangun atas lahan seluas 1.200 meterpersegi dengan jumlah kamar 105. “Ini koleksi keempat milik Artotel Indonesia. Sebelumnya dibuka di Surabaya, Jakarta, dan hotel bintang 4 di Bali,” sebutnya.

Seperti dilansir Kompas.com, Senin (11/12/2017) ada 7 spot menghiasi setiap sudut, hingga setiap lantai hotel dengan goresan tangan yang berbeda-beda.

# Roca Resto

Restoran di hotel ini memiliki salah satu dinding dengan karya seni instalasi yang menarik. Di dinding tersebut menceritakan kesuburan tanah Yogyakarta, terutama daerah-daerah pegunungannya yang kaya sumber alam.

# Art Space Gallery

Salah satu bagian lantai dasar ini tentunya menyajikan ragam karya seni yang menarik untuk jadi latar foto. Ragam karyanya mulai dari lukisan, foto, komik, dan instalasi. Ragam karya di sini akan berubah tiap tiga sampai enam bulan sekali, tergantung para seniman yang mau memamerkan karyanya di sini.

# Lantai Sembilan

Mulai dari lantai sembilan yang digarap Fathoni, seorang seniman dengan gaya monokrom melukiskan kisah Roro Djonggrang.

# Lantai delapan

Lalu lantai delapan, oleh Soni Irawan dengan keahlian lukisan dan mural street art, ia melukiskan kisah penciptaan Aksara Jawa oleh Aji Saka.

# Lantai tujuh

Lantai ini jadi kanvasnya komikus kondang internasional, asal Yogyakarta, Apri Kusbiantoro menuangkan kisah Punakawan dengan sentuhan kartun. Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya seniman Uji Hahan. Mereka menuangkan kisah tentang Gunung Tidar, yang yang dipersentasikan dengan pop urban, di lantai enam. Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya seniman Uji Hahan. Mereka menuangkan kisah tentang Gunung Tidar, yang yang dipersentasikan dengan pop urban, di lantai enam.

# Lantai enam

Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya seniman Tempa. Mereka menuangkan kisah tentang Gunung Merapi, yang selaras dengan kesuburan alam di Yogyakarta, di lantai enam. Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya Ronald Aprian, dengan gayanya yang ekspresif. Ia melukiskan kisah ragam fora fauna imaginatif yang rekat dengan budaya Yogyakarta, di lantai lima.

# Lantai lima
Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya seniman Tempa. Mereka menuangkan kisah tentang beberapa asal-usul kebudayaan Yogyakarta, di lantai lima. Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya Rara dan Putut yang tergabung dalam seniman Tempa. Dengan kombinaasi seni murni dan desain grafis, ia menuangkan kisah tentang gunung Merapi sebagai penyeimbang alam di Yogyakarta, bisa dilihat di lantai tiga.

# Lantai tiga
Dekorasi mural di Artotel Yogyakarta, karya Rara dan Putut yang tergabung dalam seniman Tempa. Dengan kombinaasi seni murni dan desain grafis, ia menuangkan kisah tentang gunung Merapi sebagai penyeimbang alam di Yogyakarta. (BBS)

LEAVE A REPLY