Hotel Naungan BUMN Bentuk Hotel Indonesia Group

0
1039

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno meresmikan pembentukan induk usaha baru di bidang perhotelan dengan nama Hotel Indonesia Group (HIG). Induk usaha ini merupakan gabungan dari perusahaan bidang perhotelan yang selama ini dimiliki sejumlah BUMN. Juga dikenalkan portal HIG, resmikan logo untuk memperkuat identitas Hotel Indonesia Group, serta penandatanganan kerjasama antara HIG dan 16 BUMN untuk kebutuhan supply chain, SDM, dan hotel management.

“Hotel Indonesia Group dibentuk sejalan dengan pencanangan Pariwisata sebagai core business di Indonesia. Mengingat, kebutuhan akomodasi menjadi bagian penting untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan Nusantara dan Mancanegara,” papar Menteri BUMN saat pcara peresmian Hotel Indonesia Group di Gedung Patra Jasa Jakarta, Rabu (28/09/2016),

Untuk menyikapi hal tersebut, sambung menteri Rini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN membentuk konsolidasi seluruh hotel yang dimiliki BUMN dalam sinergi Hotel Indonesia Group (HIG). Tahap pertama adalah sinergi antar hotel yang dimiliki oleh PT Hotel Indonesia Natour (HIN), PT Patrajasa (anak usaha PT Pertamina), dan PT Aero Wisata (anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk).

Sinergi yang dibangun ini memiliki visi dan misi menjadikan Hotel Indonesia Group menjadi hotel chain terbesar di Indonesia sehingga hotel-hotel tersebut menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yang memudahkan dan memberi pelayanan terbaik kepada para wisatawan asing maupun lokal, dengan mengedepankan keramahtamahan Indonesia yang bertaraf internasional, lontarnya,

Saat ini HIG terdiri dari 26 hotel yaitu 7 hotel milik Aerowisata, 12 hotel milik Hotel Indonesia Natour, dan 7 hotel milik Patra Jasa, tersebar di beberapa lokasi strategis dengan variasi kelas mulai dari bintang 2 hingga bintang 5. Peresmian HIG juga 9 hotel milik Pegadaian (Pesona Hotel), dan 1 hotel milik Taman Wisata Candi yang berlokasi di Kawasan Candi Borobudur secara resmi menjadi bagian dari HIG. “Diharapkan selanjutnya hotel milik BUMN lainnya akan menyusul bergabung dengan HIG,” kata Rini.

Dengan adanya jaringan perhotelan di bawah HIG, pelanggan mendapatkan variasi hotel yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, bagi anggota yang bergabung dengan HIG akan merasakan manfaat di bidang pemasaran dan efisiensi dalam pengadaan kebutuhan masing-masing hotel karena HIG didukung sepenuhnya oleh BUMN lainnya yang mendukung fasilitas yang disajikan kepada pelanggan, mulai dari kebutuhan kamar, hingga restoran secara terpadu.

Menurut Rini, Hotel Indonesia Group akan mengusung konsep keramahtamahan khas Indonesia bertaraf internasional didukung oleh sumber daya manusia yang terlatih dengan program pelatihan dan training terpadu yang dipimpin oleh duta terbaik masing-masing anggotanya.

Hotel Indonesia Group memiliki logo yang unik. Filosofi dari lingkaran adalah memberikan kesan yang dinamis, bergerak, memiliki kecepatan, sesuatu yang berulang, tidak terputus, tidak memiliki awal atau akhir, abadi, memiliki kualitas, dapat diandalkan, sesuatu yang sempurna, serta kehidupan.

Adapun filosofi bunga Lavender dikenal karena ciri khas bunga yang banyak manfaatnya dan mudah dikenali. Bentuk bunganya ada di dalam satu tangkai tumbuh berkelompok. Diharapkan Hotel Indonesia Group dapat berdiri sebagai jembatan untuk hotel-hotel yang ada di Indonesia.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said mengatakan, kerja sama ini berawal dari MoU antara tiga BUMN perhotelan yakni PT Hotel Indonesia Natour (HIN), PT Patrajasa (anak usaha PT Pertamina), dan PT Aero Wisata (anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk) “Berawal tandatangan MoU sinergi hotel BUMN antara HI Natour, Aero Wisata, Patrajasa tanggal (12/2/2016) terbentuk HIG dari Kementerian BUMN sebagai jaringan perhotelan nasional,” ujarnya.

Dilanjutkan, Hotel Indonesia Group juga dibentuk sejalan dengan pencanangan pariwisata sebagai core business di Indonesia. Sebab itu, kebutuhan akomodasi menjadi bagian penting untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Sinergi yang dibangun ini memiliki visi dan misi menjadikan Hotel Indonesia Group menjadi hotel chain terbesar di Indonesia. Sehingga hotel-hotel tersebut menjadi tuan rumah di negeri sendiri yang memudahkan dan memberi pelayanan terbaik kepada para wisatawan asing maupun lokal. Mengedepankan keramahtamahan Indonesia yang bertaraf internasional,” papar dia. (ndy)

LEAVE A REPLY