Hotel di Yogyakarta Menuai Manisnya Liburan Akhir Tahun

0
409


YOGYAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id:
DAERAH Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu tujuan wisata saat liburan akhir tahun. Bisnis perhotelan di Kota Gudeg ini pun menuai manisnya liburan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

Hampir di setiap ruas jalan di Yogyakarta dipadati kendaraan wisatawan yang hendak menikmati libur akhir tahun. Bahkan di kawasan wisata Malioboro, kecepatan kendaraan di bawah 20 kilometer per jam.

Padatnya wisatawan yang membanjiri Yogyakarta berbanding positif dengan pendapatan industri perhotelan. Terhitung sejak pekan lalu, banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri bermalam di sejumlah hotel di Yogyakarta.

“Alhamdulillah (pengunjung hotel) di luar dugaan. Ini lebih ramai dari Lebaran,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab Danunegoro, seperti dikutip laman metrotvnews.com, Minggu (27/12/2015).

Saat ini ada sebanyak 57 hotel bintang di Yogyakarta, sedangkan hotel nonbintang ada 1.010. Dari jumlah hotel itu, sebanyak 8.500 kamar hotel bintang dan 13 ribu kamar dari nonbintang disediakan.

Kuota kamar di hotel berbintang bahkan sudah habis sejak beberapa hari lalu. Akibatnya, lanjut Istidjab, sejumlah wisatawan yang hendak bermalam di Yogyakarta harus mencari penginapan di hotel nonbintang.

Istidjab mengklaim tingkat okupansi hotel di Yogyakarta sudah mencapai 100 persen. Menurutnya, hal itu dapat dilihat dari banyaknya wisatawan dan ada layanan hotel yang sampai menolak tamu. “Kita malah nolak-nolak tamu ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak manajemen hotel bersedia menginformasikan kepada wisatawan jika ada kamar yang bisa disewa. Ia memprediksi tingkat hunian hotel akan penuh hingga 30 Desember mendatang. */m

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.