Hotel Bintang Lima Lebih Jorok Dibanding Hotel Bintang Tiga

0
451
hotel

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: KETIKA memilih hotel, kebersihan menjadi pertimbangan utama. Sekalipun hotel itu mematok harga lebih murah, namun tak ada orang yang mau tinggal di kamar kotor. Hasil penelitian Travelmath, sebuah laman wisata menyebutkan bakteri di hotel bintang empat dan bintang lima ternyata jauh lebih banyak dibanding bakteri di hotel bintang tiga.

Jumlah bakteri dihitung dengan satuan colony forming units (CFU). Mereka melakukan uji bakteri dengan membandingkan antara jumlah bakteri di hotel bintang tiga, bintang empat dan bintang lima.

“Tempat paling kotor di hotel bintang tiga, adalah di area kamar mandi, memiliki jumlah bakteri sampai 320.000 CFU/m. Jumlah itu sekitar delapan kali lebih sedikit dibanding dengan hotel bintang empat dan tiga kali lebih rendah dibanding hotel bintang lima.” Demikian hasil studi resmi berjudul ‘Hotel Hygiene Exposed’, yang dilansir CNNIndonesia, Rabu (24/02/2016).

Para peneliti ternyata juga mengaku kaget dengan temuan ini. “Kami sangat kaget karena hotel bintang lima ternyata jauh lebih berbakteri dibanding lainnya,” kata Chelsea Freeburn, juru bicara Travelmath, dikutip dari Today. “Anda pikir dengan harga yang lebih mahal akan mengindikasikan kualitas kebersihan yang lebih tinggi.”

Penelitian dilakukan dengan menguji lokasi yang sama di beberapa hotel, misalnya remote control, meja, telepon, dan kamar mandi. Mereka menguji keberadaan berbagai jenis bakteri, termasuk basil dan coccus, bakteri gram positif, bakteri gram negatif, serta jamur.

Berdasar penelitian, jumlah bakteri di kamar mandi dan wastafel memiliki jumlah bakteri sekitar 1.288.817 CFU per inci persegi. Jumlah ini adalah jumlah rata-rata di semua hotel. Bahkan di hotel bintang empat berkisar 2.534.773 CFU. Alasan yang paling mungkin adalah karena petugas kebersihan hotel membersihkan meja kamar mandi dengan menggunakan lap yang sama dengan lap penyeka toilet. Hotel bintang tiga memiliki jumlah bakteri yang lebih rendah dari 320.007 CFU per inci persegi.

Sedangkan remote control, memiliki jumlah rata-rata bakteri berkisar 1.211.687 CFU per inci persegi. Hotel bintang tiga memiliki jumlah bakteri sekitar 232.733 CFU per inci persegi. Hotel bintang lima memiliki jumlah bakteri tertinggi yaitu 2.002.300 CFU. “Ini bukan alasan yang ilmiah, tapi remote punya permukaan dan celah yang sulit dibersihkan secara keseluruhan. Untuk itu ada baiknya menggunakan plastik,” kata Freeburn.

Meja adalah permukaan yang memiliki jumlah bakteri tertinggi setelah remote. Dan hotel bintang tiga ‘hanya’ memiliki jumlah bakteri 4..687 CFU per inci persegi dibandingkan dengan jumlah rata-rata di seluruh hotel, 614.907 CFU. Hotel bintang empat punya jumlah yang terburuk yaitu 1,8 juta CFU.

Telepon juga menjadi benda lainnya yang memiliki banyak bakteri. Di bagian ini jumlah bakteri rata-rata mencapai 4,252 CFU per inci persegi, dan hotel bintang tiga memiliki peringkat terburuk dengan jumlah bakteri mencapai 11.403 CFU.

Tapi, tidak perlu khawatir. Penelitian ini hanya dilakukan pada tim yang mengambil 36 sampel acak dari sembilan hotel. Selain itu, semua bagian yang diduga banyak bakteri ini juga bisa dibersihkan dengan menggunakan desinfektan dan juga lap alkohol. (*/c)

LEAVE A REPLY