HIPPI Bidang Ekonomi Kreatif Dan Pariwisata Rayakan Hari Ibu 2016 di Sarinah

0
499

Gedung Sarinah, pusat perbelajaan pertama di tanah air yang terletak di Jl Thamrin. ( foto: repro Yuk Jakarta).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wakil Ketua Umum HIPPI bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Uti  Rahardjo mengatakan untuk merayakan semangat dan perjuangan perempuan Indonesia pihaknya menggelar talk show  Ibu Sehat Indonesia Kuat.

“Kegiatan yang menghadirkan  empat nara sumber dengan topik Perempuan Sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif ini menghadirkan ekonom DR Aviliani, SE, MS ,” kata Uti Rahardjo, Ketua Penyelenggara Peringaran Hari Ibu, hari ini ( 22/12).

Mengawali kegiatan yang berlangsung di lantai 3 mulai jam 13.30-17.00, juga ada Dewi Motik, pendiri IWAPI, Shinta W. Dhanuwardoyo, CEO sekaligus founder Bubu.com serta moderatornya tak lain adalah  Dayu Padmara Rengganis, Komisaris PT Sarinah (Persero).

”Sarinah itu adalah Home of Indonesia heritage jadi gedung yang dipenuhi produk kreatif dari kalangan UMKM ini menjadi lokasi untuk merayakan Hari Ibu 2016 ini. Apalagi Sarinah memiliki sejarah untuk diketahui masyarakat Indonesia terutama generasi muda.

”Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia ( HIPPI) bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yang dipimpinnya mengajak masyarakat untuk membawa keluarganya mengunjungi Sarinah sekaligus memahami siapa tokoh yang melahirkan mal pertama di Indonesia dan penggagas Hari Ibu, tambahnya.

Hari Ibu awalnya dicetuskan oleh Presiden pertama RI Bung Karno untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam  upaya perbaikan kualitas bangsa. Misi ini menjadi semangat kaum.perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama.

Sarinah sendiri merupakan warisan kebesaran bangsa Indonesia yang menjadi icon bagi perjuangan kita semua untuk memajukan Industri lokal. “Kehadirannya menjadi tempat   one stop shopping bagi seluruh produksi nusantara,” kata Uti Rahardjo.

Selama lima  dekade Sarinah berkembang menjadi tempat para turis mancanegara mencari beragam buah tangan hasil kunjungannya berwisata di Indonesia. Selain itu Sarinah sudah menjalin network dan melakukan perdagangan (trading)  dengan luar negeri.

Menurut Uti, Hari Ibu merupakan momentum yg berharga bagi Sarinah untuk merayakan prestasi kaum perempuan di Indonesia dengan mengajak para organisasi perempuan  produktif yang sudah berkarya di berbagai bidang.

“Beberapa yang sudah ada di lingkungan kita adalah Alumni Anugerah Perempuan Indonesia Award ( AAPI, Forum Alumni Ernest Young Entreprenial Winning Women),  serta komunitas Women  WISE (Witty-independent-Smart-Elegant)  serta Himpunan Pengusaha Pribumi ( HIPPI) yang memiliki visi dan misi sama untuk  memajukan produksi Lokal kita,”

Sejalan dengan kondisi masyarakat yang merindukan persatuan dan sedang giat membangun, pendekatan seni dan budaya merupakan salah satu solusi yang bisa merekatkan bangsa kita. Silaturahmi dengan para perempuan hebat diharapkan bisa menjalin sinergi positif untuk  membangun bangsa melalui pemberdayaan UKM.

Sarinah memiliki peluang untuk  menjadi patron, memimpin di depan. Begandengan tangan dengan seluruh BUMN baik dari Perdagangan, UKM, Budaya dan Ekonomi Kreatif untuk menyatukan tali silaturhami dan bersinergi ke depan membangun bangsa.

“Sarinah dalam visi menjadi Home of Indonesia heritage selayaknya menjadi tempat dimana kita belajar, mengapresiasi hasil karya seni dan budaya, dan tempat melahirkan gagasan besar. Bukan berhenti sebagai one stop shopping belaka,” kata Uti Rahardjo.

Sarinah adalah melting pot bagi seluruh pejuang budaya yang memiliki komitmen membangun negeri ini melalui seni dan budaya nya yang kaya, tandasnya ( Hilda Sabri Sulistyo).

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.