Hari Kemerdekaan, Gunung Kerinci Diserbu Wisatawan Pendaki

0
637
Gunung Kerinci

JAMBI, Bisniswisata.co.id: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi diserbu wisatawan pendaki gunung. Selama 2 hari ini, tercatat sebanyak 1.200 orang wisatawan dari berbagai daerah Indonesia menyerbu Gunung Kerinci.

“Selama dua hari ini sudah ada 1.200 orang yang muncak di Gunung Kerinci, jumlahnya meningkat drastis karena momentum hari kemerdekaan,” ungkap petugas pos jaga pendakian Rio Aprizal di Kerinci seperti dilansir Antara dari Jambi, Kamis (17/8/2017).

Wisatawan Pendaki berdatangan sejak 15 Agustus 2017. Petugas Pos mengakui belum mendapat informasi apakah para pendaki itu menggelar upacara bendera merah putih di Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 meter dari permukaan laut (MDPL) atau hanya menikmati pemandangan di atas Gunung.

“Belum ada informasi apa mereka upacara di atas, tapi yang jelas biasanya mereka muncak bertepatan dengan 17 Agustus itu ya biasanya untuk mengibarkan bendera merah putih,” ujarnya.

Para pendaki atau wisatawan yang datang dan muncak di Gunung Kerinci itu melalui jalur pendakian Desa Kersik Tuo, Kayu Aro. Sebelum melakukan pendakian itu para pendaki harus melalui pemeriksaan terkait dengan alat kelengkapan pendakian yang memadai untuk keselamatan pendaki.

Menurutnya, alat pendakian yang memadai sangat penting dilengkapi pendaki untuk keselamatan diri sendiri, atau pun kelompok selama proses pendakian di Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera itu. “Saat ini saya mau mantau di jalur pendakian yang dibantu kawan-kawan dari komunitas pencinta alam (KPA) di Kerinci,” ujar Aprizal.

Gunung Kerinci merupakan gunung api tertinggi terletak di Provinsi Jambi itu berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Gunung ini, dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan habitat Harimau Sumatera, juga berbagai satwa lainnya yang dilindungi.

Kawahnya berada di sisi timur laut puncak gunung dengan air berwarna kekuningan. Gunung Kerinci termasuk salah satu gunung di Indonesia yang digemari wisatawan pecinta alam dan pendaki gunung lokal maupun asing, sehingga tak diragukan lagi keindahan alam yang ada di Gunung ini.

Destinasi lainnya di kawasan Gunung Kerinci, ada Danau Kerinci terletak di kaki Gunung. Luas danau ini kurang lebih 5000 m persegi dengan ketinggian 783 meter di atas permukaan laut. Pemandangan danau ini sangat indah, dengan latar belakang berupa pemandangan pegunungan Bukit Barisan. Di desa-desa sekitar danau, terdapat sejumlah batu berukir yang konon peninggalan manusia megalit yang hidup ribuan tahun silam. Keberadaan batu ukir ini menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Danau Kerinci merupakan daerah yang pernah dihuni manusia purba.

Selain itu, ada Danau Gunung Tujuh terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Danau ini terletak pada ketinggian 1.950 m dari permukan laut (dpl). Dengan ketinggian tersebut Danau Gunung Tujuh tercatat sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara. Danau ini terbentuk karena letusan Gunung Tujuh pada ratusan tahun silam. Air Danau Gunung Tujuh ini menjadi sumber mata air dari Air Terjun Gunung Tujuh, Air Terjun Telun Berasap, dan Sungai Batang Sangir.

Juga ada air terjun berasap yang merupakan salah satu obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi yang terletak di kaki gunung Kerinci, tepat di sebelah timur puncak gunung Kerinci. Di balik Air Terjun Telun Berasap, terdapat sebuah goa. Air terjun yang sangat deras dengan karang yang terjal, menyebabkan gua tersebut tidak pernah dikunjungi oleh masyarakat maupun para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Air Terjun Telun Berasap ini.

Bahkan ada Taman Nasional Kerinci Seblat terdiri dari beberapa kawasan cagar alam di gunung Kerinci, meliputi: Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan-Bukit Kayu embun dan Gedang Seblat. Di dalam cagar alam tersebut terdapat kawasan hutan lindung dan hutan produksi. Di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat terdapat beberapa tipe ekosistem hutan. Mulai dari tipe ekosistem hutan dataran rendah hingga ekosistem khas seperti rawa gambut, rawa air tawar dan danau. (*/BBS)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.