Hanggar Bandara Sultan Hasanuddin Roboh, 5 Tewas

0
1466
Korban tewas diangkat petugas dari puing hanggar yang roboh (Foto : Bersitasatu.com)

MAKASSAR, Bisniswisata.co.id: Kasus kecelakaan kerja terjadi di lokasi proyek pembangunan hanggar balai besar kalibrasi dilengkapi apron dan taxiway Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (9/3). Akibatnya, lima orang pekerja meninggal dunia dan 14 pekerja lainnya mengalami cedera ringan hingga berat, yang hingga kini masih dirawat.

Kelima nyawa orang yang melayang, yakni Muhammad Afri (30), Muhammad Jufri (21), Heru Iswanto (40), Parulian Siagian (30), dan Iqbal Situmorang (31). Semenyata korban luka berat, dirawat di RST AU Dr Dodi Sarjito berjumlah enam orang, di RSU Daya tujuh orang, dan di korban luka yang dirawat di RSUP Dr Wahidin satu orang.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Rikwanto membenarkan informasi mengenai kejadian robohnya pembangunan hanggar baru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. “Saat ini kelima jenazah masing-masing masih berada di rumah sakit Bhayangkara, RSU Daya dan RST AU Dr Dody Sarjito, korban yang luka masih menjalani perawatan inap. Kasus ini sementara dalam penyelidikan tim laboratorium dan forensik dari kepolisian Polda Sulselbar dan Polres Maros,” kata Rikwanto, Senin (9/3) malam.

Rikwanto menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat para pekerja sedang melakukan pemasangan gorden rangka atap baja. Pada saat sedang melakukan pengelasan, lanjutnya, tiba-tiba tiang beton penyangga rangka yang berjumlah 22 (11 kiri dan 11 kanan) miring.

Akibatnya, rangka atas pada bagian tengah patah, lalu jatuh dan mengakibatkan para pekerja yang berada diatas jatuh.
Beberapa pekerja yang berada di bawah pun tertimpa besi serta tembok beton dari atas.

Pengerjaan proyek dilakukan PT Lience Romauli Raya dan PT Nur Jaya Nusantara dengan kuasa KSO Tunggung Napitupulu. Sementara untuk Project Manager lapangan dipimpin oleh Ibu Tiku Kombong.

Tamar Huda juru bicara Otoritas Bandara wilayah V menjelaskan penyebab ambruknya masih diselidiki. Semua korban merupakan karyawan PT Duta Hita Jaya, yang mengerjakan proyek hanggar itu. Akibat peristiwa itu, semua aktivitas di sekitar bangunan dihentikan sementara. “Polisi sudah memasang garis polisi,” ucapnya.

Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Rio Hendarto Budi Santoso menuturkan lokasi calon hanggar yang roboh itu berada di utara, berdekatan dengan Terminal Logistik. Kejadian ini tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin lantaran lokasi bangunan jauh dari terminal penumpang. “Aktivitas di terminal penumpang tetap normal,” sambungnya. (endy)

LEAVE A REPLY