Gunungkidul Kenalkan Potensi Wisata Via Aplikasi Smartphone

0
695

GUNUNGKIDUL, test.test.bisniswisata.co.id: Era teknologi informasi benar-benar dimanfaatkan daerah untuk mempromosikan potensi wisatanya. Jika tidak, pasti ketinggalan. Tak ingin daerahnya tertinggal, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (disbudpar) kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan aplikasi smartphone untuk meningkatkan potensi wisata dan kebudayaan di wilayahnya.

Hadi Risma, salah satu penggagas aplikasi yang diberi nama `Cakrawala Budaya Dhaksinarga’ ini mengatakan bahwa aplikasi tersebut sudah diluncurkan sejak 26 Mei 2015 oleh Bupati Gunungkidul, Badingah.

Aplikasi ini dapat di-download di smartphone berbasis Android melalui toko aplikasi Google Play Store. Aplikasi ini ada 150 obyek wisata, termasuk cagar budaya. “Penggunaan aplikasi ini untuk mempermudah pencarian potensi wisata dan kebudayaan. Masyarakat banyak menggunakan smartphone untuk mencari potensi wisata,” kata Hadi seperti dilansir Liputan6.com, Senin (01/06/2015).

Hadi menuturkan, aplikasi ini dapat digunakan melalui dua channel yakni kategori dan daerah. Dua channel itu akan menjelaskan beberapa potensi wilayah, misalnya cagar budaya, seni dan adat istiadat, serta geoharitage.

Semua data yang ada dalam aplikasi ini diperoleh dari Disbudpar, dishubkominfo, dan Bappeda. Dengan demikian, pengunjung aplikasi ini bisa mencari potensi yang ada melalui channel daerah.

Contohnya, kecamatan Playen yang memiliki potensi budaya dan pariwisata bisa dicari informasinya. Sementara untuk kategori bisa langsung mencari kategori yang diinginkan, misalnya cagar budaya dan kuliner. “Jadi masyarakat tinggal memilih mau mencari berdasarkan daerahnya atau kategori,”ucapnya.

Aplikasi ini, tambah dia, memang sengaja tidak menjelaskan secara detail mengenai lokasi yang terdapat di dalamnya. Pasalnya, ketidakjelasan ini bertujuan untuk memancing masyarakat mengunjungi lokasi tersebut. “Memang sengaja tidak detail, selain space agar memancing pengguna mengunjungi lokasi tertentu,” ulasnya.

Diakui jika aplikasi ini masih ada beberapa kekurangan yakni masih sedikit lambat saat digunakan. “Memang masih sedikit lambat, tetapi akan segera lebih cepat, dan saat ini masih menggunakan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Aplikasi baru ini diklaim masih terus berkembang. Menurutnya akan ada lagi pengembangan aplikasi yang akan menaikkan jumlah pengunjung wisata di Gunungkidul. “Cakrawala Budaya Dhaksinarga juga terdapat fitur sharing di sosial media. Selain itu ada tracking atau penunjuk arah ke lokasi dan pemberitahuan even melalui notifikasi,” pungkasnya. @@@

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.