Gunung Gamalama Erupsi, Bandara Ternate Tak Beroperasi

0
667
Debu Gunung Gamalama menganggu penerbangan (Foto: Republika.co.id)

TERNATE, test.test.bisniswisata.co.id: Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Gamalama. Pos Pengamatam Gunungapi Gamalama melaporkan ketinggian abu vulkanik 500 sampai 600 meter ke arah tenggara dan selatan, Rabu (03/08/2016) pukul 06.28 WIT.

Kepala Pusat Data dan Informas Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Bandara Babullah ditutup hingga Kamis 4 Agustus, pukul 10.00 WIT. “Akibat tertutup oleh abu vulkanik erupsi Gunung Gamalama. Letusan Gamalama ditandai dengan suara gemuruh yang terdengar tiga kali dalam rentang waktu empat menit,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima test.test.bisniswisata.co.id, Rabu (3/8/2016).

Sutopo menjelaskan letusan Gunung Gamalama diduga dipicu gempa tektonik pukul 06.14 WIT. Gempa terekam dengan kekuatan 4,6 Skala Richter. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat pusat gempa di 86 kilometer barat daya Halmahera Barat dengan kedalaman 18 km. Gempa diikuti tremor dengan amplituda maksimum 1.5 mm.

Guncangan gempa menyebabkan tekanan dalam dapur magma Gunung Gamalama. Hal itulah yang membuat erupsi tipe eksplosif lemah berupa hembusan abu berwarna putih kelabu hingga abu-abu dengan tinggi sekitar 500 – 600 meter.

Sutopo menyebutkan, hasil pengecekan di lapangan oleh petugas BPBD dan PVMBG menunjukkan material abu ditemukan tipis di daerah Ake Huda (sebelah selatan -tenggara lereng Gunung Gamalama). Masyarakat belum perlu mengungsi dan tetap tenang. “Tidak termakan isu-isu yang sumbernya bukan dari PVMBG atau Pos Pengamatan Gunungapi Gamalama,” ungkapnya.

Hingga saat ini, kata Sutopo, aktivitas Gamalama masih dalam level tiga atau waspada. Status itu tidak memperbolehkan masyarakat beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari puncak Gamalama. “Evaluasi lebih lanjut sedang kami lakukan ntuk penetapan peningkatan tingkat aktivitas Gamalama,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY