Grand Finale AARRDS 2016, Indonesia Diwakili 3 Desainer Muda

0
335

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Tiga perancang busana muda berbakat terpilih mewaklili Indonesia pada Grand Finale AirAsia Runway Ready Designer Search (AARRDS) 2016, yang digelar di Kuala Lumpur, pada Agustus 2016.

Mereka, Sarah Devina Susanto dari Raffles Institute, Imme Kristiani dari LPTB Susan Budihardjo dan Hanifia Rahmadiani dari Raffles Institute, terpilih dari ratusan desainer muda yang mendaftar audisi AARRDS di Jakarta.

“Setelah di Jakarta, audisi berlanjut di Manila, Kuala Lumpur, Singapura terakhir Bangkok yang masing-masing akan menyaring tiga perancang busana terbaiknya,” papar Baskoro Adiwiyono, Head of Corporate Secretary & Comunication AirAsia Indonesia saat pengumuman 3 finalis AARRDS 2016 di Jakarta, Sabtu (16/04/2016) petang.

Baskoro melanjutkan ajang pencarian bakat industri mode ini, memasuki tahun kedua, yang merupakan bagian dari upaya AirAsia untuk turut menyediakan wadah dan kesempatan bagi anak-anak muda berbakat dalam perancang busana muda di ASEAN untuk mengembangkan karirnya di industri mode.

Dewan juri untuk audisi di Jakarta, terdiri pengamat dan praktisi industri mode, yaitu perancang busana terkemuka Ghea Panggabean, pemimpin redaksi Elle Indonesia, K. Nina Adelia, Founder of Kuala Lumpur Fashion Week Andrew Tan, Vivy Yusof, pemilik situs fashion e-commerce ternama Fashion Valet, serta Head of Sales and Distribution AirAsia Indonesia Adelheid Helena Bokau.

“Kami sangat bersemangat menyaksikan begitu banyak desainer muda berbakat pada audisi hari ini. Desainer-desainer muda yang berpartisipasi di ajang ini memiliki semangat yang sama dengan AirAsia untuk selalu berbagi inspirasi,” papar Adelheid Helena Bokau, Head of Sales and Distribution AirAsia Indonesia.

Helena mengharapkan ajang pencarian bakal dunia modelinf ini semakin mendorong potensi kewirausahaan para desainer muda, yang akhirnya akan menggairahkan industri mode di Asean khususnya Indonesia.

“Memang tak mudah bagi kami untuk memilih tiga finalis dari ratusan pendaftar. Namun inilah menariknya sebuah kompetisi. Tiga finalis teratas akan mengembangkan keseluruhan koleksinya pada Grand Finale di bulan Agustus dan kami harapkan yang terbaik untuk mereka semua,” lanjut Adelheid.

Tiga finalis teratas yang akan dipilih dari masing-masing negara mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karyanya pada runway Kuala Lumpur Fashion Week Ready to Wear (KLFW RTW) bulan Agustus 2016 dan berkompetisi untuk meraih gelar AirAsia’s Most Promising Designer 2016,

Juga memenangkan hadiah senilai total Rp 1 Milyar (RM350,000) berupa kesempatan untuk menampilkan keseluruhan koleksinya pada KLFW RTW 2017, dibimbing oleh tim KLFW RTW.

Sponsor sebesar lebih dari Rp 83 juta (RM 25,000) dari FashionValet untuk memproduksi capsule collection dan menjual produknya pada fashionvalet.com; 150,000 AirAsia BIG Points, tiket penerbangan dengan AirAsia atau AirAsia X, dan juga hadiah-hadiah menarik lainnya yang akan segera diumumkan.

“Sebagai KLFW RTW 2016’s Preferred Travel Partner, AirAsia tentunya juga akan menerbangkan perancang-perancang busana melalui jaringan rute AirAsia Group termasuk ke Singapura, India, Indonesia, Cina, Australia dan Korea Selatan yang akan menampilkan koleksinya pada KLFW RTW 2016,” sambungnya.

Ghea Panggabean, perancang busana terkemuka menambahkan ada dua tahapan penjurian dan dipilih berdasarkan kreativitas dan orisinalitas rancangan, konsistensi dalam keseluruhan koleksi, kesesuaian dengan tema yang ditentukan, kepraktisan koleksi dan presentasi di hadapan dewan juri.

Simak dan ikuti perkembangan AirAsia Runway Ready Designer Search 2016 melalui webisodes pada Youtube (youtube.com/user/AirAsia), dan juga melalui tagar #AirAsiaRunway pada sosial media kami yaitu Twitter (twitter.com/AirAsiaID), Facebook (facebook.com/AirAsia Indonesia) dan Instagram (@airasiaindonesia). (endy)

LEAVE A REPLY