Grafik Turis Inggris & Jepang Wisata ke Bali Naik

0
263
Turis Jepang di Bali (Foto: Travel.kompas.com)

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Grafik turis Inggris dan Jepang yang berliburan sambil menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14,01 persen dan 7,02 persen

“Warga Inggris yang berwisata ke Bali sebanyak 137.670 orang selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2017, bertambah 16.913 orang atau 14,01 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 120.757 orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, di Denpasar, Sabtu (23/9/2017)

Inggris berada pada peringkat keempat terbanyak memasok turis ke Bali setelah China, Australia, dan India itu memberikan kontribusi sebesar 4,05 persen dari total wisman ke Pulau Dewata sebanyak 3,403 juta orang selama tujuh bulan pertama 2017, meningkat 23,50 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya tercatat 2,75 juta orang.

Sedangkan Jepang berada pada peringkat kelima, satu tingkat di bawah Inggris, warganya yang berliburan ke Bali tercatat 136.528 orang periode Januari-Juli 2017, meningkat 8.959 orang atau 7,02 persen dari periode sama tahun sebelumnya 127.569 orang.

Adi Nugroho seperti dilansir Antara menjelaskan, warga negeri matahari terbit itu sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, hanya 421 orang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar. Turis asal Jepang mampu memberikan kontribusi sebesar 4,01 persen dari total wisman yang yang datang ke Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali I Made Badra dalam kesempatan terpisah menjelaskan, pihaknya akan mengadakan promosi pariwisata ke Inggris dan Singapura pada bulan Oktober mendatang.

Kegiatan promosi tersebut melibatkan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), dan biro perjalanan wisata, pengelola hotel, pengelola spa dan pengelola objek wisata di daerah itu.

Sejumlah negara di kawasan Eropa menjadi target promosi pariwisata, mengingat wisatawan dari negara tersebut sangat potensial untuk mengadakan perjalanan wisata ke Bali, khususnya Kabupaten Badung sebagai pusat pengembangan pariwisata di Pulau Dewata, ujar I Made Badra. (*/IND)

LEAVE A REPLY