Goût de France, Festival Kuliner Prancis di Indonesia

0
758

GIANYAR, test.test.bisniswisata.co.id,- KEDUTAAN Besar Prancis di Indonesia bekerja sama Kamar Dagang dan Industri Indonesia- Prancis (IFCCI) kembali menggelar rangkaian acara “Goût de France/ Good France” pada tanggal 20-21 Maret 2016.

Festival hadir di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta dan Bali, terctat 22 restoran partisipan dengan konsep variatif; bistro, kontemporer dan haute gastronomie yang menawarkan menu beragam. Di Jakarta, 11 restoran menyajikan menu khusus kuliner Prancis dan perpaduan dengan teknik dan bahan lokal pada 21 Maret secara serentak.

Sementara di Bali, menurut Amandine Grisard, Director of Alliance Francaise Bali, dalam pertemuan di Ubud pagi ini, tercatat ada lima restoran yang ambil bagian pada festival kulinari Perancis. Pada tanggal 21 Maret,— saat mulai musim semi di Perancis—, di lima restoran Perancis tersebut disajikan kudapan Perancis rasa Indonesia khususnya Bali. Kulinari, hasil olah tangan terampil chef Christophe Tible di restoran Bottleneck, chef Patrick Chauchereau di SIP Wine Bar, chef Sriwidayati diLes Buku, chef Jocelyn Arqoud dan chef Eddy Dhenin di Riverside Cafe, Four Seasons Resort Sayan, chef Gilbert Daine di Cut Catch Cucina, Sofitel Nusa Dua Beach Resort .

Para chef yang ambil bagian dalam festival Good France di Bali
Para chef yang ambil bagian dalam festival Good France di Bali

Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Corinne Breuzé mengatakan, festival kulinari Perancis Goût de France/ Good France ditandai dengan makan malam serentak di 1500 restoran di 5 benua. Festival ini merupakan wujud perhatian semua pihak atas keberadaan kuliner Prancis dimana pun disajikan.

Festival juga menjadi bentuk penghargaan atas nilai kebersamaan cita rasa dengan menghidangkan resep-resep khas Prancis dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya: semangat berbagi, kebahagiaan untuk berkumpul dan menyantap hidangan yang sehat.

Tahun 2016 adalah tahun ke dua festival kuliner Perancis di Indonesia. Bagi penikmat kuliner, festival Good France, saat tepat untuk mengekslorasi hidangan khas Prancis dan kudapan kolaborasi rasa Indonesia- Perancis. Diingatkan juga bahwa sejak 2010 gastronomi Perancis masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO.

Festival ini dipelopori oleh chef Prancis terkemuka Alain Ducasse, didukung Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Republik Prancis.

Persahabatan Indonesia – Perancis

Konselor Kerjasama dan Kebudayaan Kedubes Prancis di Indonesia sekaligus Direktur Institut Prancis di Indonesia (IFI), Marc Piton menambahkan, bahwa festival Good France menjadi simbol persahabatan Indonesia-Prancis di mana chef asal Prancis mau pun Indonesia bergabung bersama untuk berbagi kepada publik.

Sebagai warisan budaya dan identitas bangsa, masyarakat Prancis memposisikan tradisi gastronomi atau makan-makan sebagai elemen penting bermasyarakat.Tradisi makan-makan adalah praktik hubungan sosial yang berkualitas antar anggota masyarakat dan biasa dilakukan untuk merayakan momen-momen penting dalam hidup, seperti pernikahan dan ulang tahun.

Dijelaskan Amandine Girsard, praktik tersebut mengeratkan hubungan antar individu, baik teman mau pun kerabat, dengan menekankan aspek berbagi dan kebersamaan. Pada saat makan-makan, semua teman atau anggota keluarga berkumpul mengelilingi sebuah meja dan menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk mempraktikkan seni “makan yang baik”.

Seni makan ini adalah sebuah ritual yang dimulai sejak perancangan menu, pembelian bahan-bahan lokal dengan kualitas terbaik, sampai pemadupadanan hidangan dengan wine yang disajikan.

Raw material lokal dalam kemasan Perancis
Raw material lokal dalam kemasan Perancis

Tradisi gastronomi Prancis adalah sebuah ritual khas Prancis, rangkaian pakem-pakem khas dari tata cara makan yang dimulai dengan aperitif, kemudian dilanjutkan dengan makanan pembuka, lalu ikan atau daging dengan sayur-sayuran, keju dan makanan penutup. Kadang-kadang diakhiri dengan sajian digestif atau minuman beralkohol. Dekorasi meja dan bahasa tubuh (membaui dan menyicipi makanan yang dihidangkan) adalah pelengkap ritual.

Terkait festival Good France, Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Republik Prancis, Laurent Fabius mengatakan; kekayaan gastronomi Prancis terletak pada harmonisasi proses pembuatan makanan dengan lingkungan hidup dan kesehatan, semangat berbagi, kecintaan pada keindahan dan sajian penggugah selera. Selamat makan. (dwi: bisniswisata.co@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.