Gogon Miris Nasib Wayang Ditinggalkan Anak Muda

0
1941
Gogon Srimulat

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pelawak Gogon ‘Srimulat’ miris ketika menyaksikan kesenian tradisional Wayang, sudah mulai tidak mendapat tempat di Indonesia. Khususnya bagi kalangan muda, yang lebih gemar menyaksikan tontonan asing ketimbang seni budaya sendiri.

“Terus terang, saya agak cemas dengan anak-anak muda yang lebih suka nonton acara teve berbau asing atau pesta-pesta berkiblat barat. Sementara kesenian tradisional seperti ludruk, ketoprak dan wayang kulit mulai ditinggalkan. Saya prihatin dengan anak muda Indonesia saat ini yang tak peduli dengan kesenian tradisionalnya sendiri,” ucap Margono – nama asli pria yang khas dengan jambul saat memeriahkan pementasan wayang kulit di Kalibata Jakarta Selatan, kemarin.

Pelawak kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 31 Desember 1960 mengaku tetap mempertahankan kesenian tradisional, termasuk wayang kulit dengan ikut pentas maupun meramaikan di panggung Wayang Kulit dengan sebuah harapan masyarakat tetap menyenangi, melestarikan dan mempertahankan kebuadayaannya sendiri.

Selain itu, sebagai komedian profesional, Gogon mengajak rekan-rekannya sesama komedian untuk tetap memperhatikan kesenian tradisional yang mulai terpinggir akibat variatifnya acara di televisi. “Saya yakin, jika para komedian tua maupun muda datang di acara kesenian tradisional maka suasananya akan lebih ceria, lebih hidup sekaligus lebih meyakinkan kepada generasi muda bahwa kesenian tradisional jangan ditinggalkan,” lontar pelawak yang memiliki kumis ala Charly Caplin.

Gogon juga agak iri dengan remaja di Jepang, Korea, China yang selalu mempertahankan kebudayaan dan kesenian tradisionalnya. “Saya salut dengan anak-anak muda dari negara Asia lainnya yang tetap mempertahankan budayanya, dan tak pernah meninggalkan kebudayaan dan kesenian tradisionalnya. Lho kenapa kita kok ga bisa, pasti ada yang salah ini,” ucap pelawak yang selalu mengocok perut penonton dengan gaya candaannya yang ceplas ceplos. (endy)

LEAVE A REPLY