Giring Nidji: Teknologi 4G LTE-Advance dukung pariwisata Indonesia lebih mendunia

0
854
Giring (tengah) bersama group Band Nidji mempromosikan tekhnologi 4 G LTE-Advanced di Grand Hyatt Hotel, hari ini

JAKARTA,test.test.bisniswisata.co.id: Kehadiran tekhnologi telekomunikasi selular Smartfren berbasis 4G LTE Advanced yang pertama di Indonesia mendukung industri pariwisata, industri kreatif hingga masyarakat luas untuk mempromosikan keindahan pariwisata Indonesia lebih mendunia lewat berbagai media social.

“Tekhnologi 4G LTE ini memberikan kecepatan tinggi untuk akses mobile data dengan cakupan yang luas dan dapat meningkatkan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat. Kalau kita di tempat-tempat pariwisata maka hasil upload foto langsung tersebar mendunia,” kata Giring, vokalis Band Nidji,  disela-sela grand launching layanan Smartfren 4G LTE Advanced secara komersial di Indonesia hari ini.

Menurut Giring, masyarakat dunia sudah seharusnya dapat menikmati foto, video ataupun tayangan mengenai keindahan alam Indonesia dan kini masyarakat dapat semakin mudah membagikan foto-foto indah dengan koneksi internet yang cepat

Dia mengaku beruntung karena layaknya seorang turis, Giring banyak melakukan perjalanan wisata secara gratis karena melakukan konser music hampir di seluruh pelosok nusantara maupun di mancanegara.

“Ketika shooting di pantai Belitung untuk soundtrack film Laskar Pelangi tahun 2008 yang lagu utamanya dibawakan oleh group band Nidji, foto-foto yang di share dan keberhasilan film itu sendiri telah menyedot 4,6 juta penonton. Hasilnya pariwisata Bangka Belitung kini terangkat menjadi tujuan wisata baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” jelasnya.

Dari pengalamannya menggunakan tekhnologi yang sudah di rilis sebelumnya, Smartfren terbukti handal dalam menunjang beberapa aplikasi yang membutuhkan koneksi data berkecepatan tinggi, seperti menonton video, live streaming, video chatting, conference, dan tak lupa games interaktif yang akhir-akhir ini kian digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Merza Fachys, Presdir PT Smartfren Telecom Tbk mengatakan ada keterkaitan yang erat antara telekomunikasi dengan pariwisata. Untuk itu pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan kalangan industri pariwisata Indonesia untuk memanfaatkan tekhnologi ini dalam membuat berbagai macam aplikasi yang dibutuhkan dalam pelayanan.

“Bukan hanya mendukung pariwisata, berbagai sektor lainpun dapat memanfaatkan fasilitas prima dalam hal kecepatan, kapasitas yang ada. Hal ini  secara otomatis juga akan membuka secara lebar-lebar peluang munculnya ide – ide kreatif dari para inventor aplikasi dan konten demi memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat yang kian beragam baik,” kata Merza.

Jajaran pimpinan Smartfren Telecom dan tamu VIP menekan tombol tanda grand launching layanan seluluer 4G LTE-Advanced
Jajaran pimpinan Smartfren Telecom dan tamu VIP menekan tombol tanda grand launching layanan seluluer 4G LTE-Advanced

Smartfren misalnya, telah  memperkenalkan aplikasi SiPINTER (Sistem Pelaporan dan Informasi Pembinaan Teritorial) untuk menunjang mobilitas petugas yang terdiri dari Dinas Pertanian, PPL, dan para anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berada di lapangan serta dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan berkaitan erat dengan ketahanan pangan.

Tekhnologi ini juga membantu dunia pendidikan di Indonesia terutama di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM) yang berada di pelosok karena sistem 4G menyediakan solusi internet protocol (IP) yang komprehensif di mana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

“Jadi kehadiran tekhnologi ini bisa menunjang berbagai sektor termasuk pariwisata dan kami berkomitmen untuk menunjang pengembangan pariwisata Indonesia,” kata Merza Fachys.

Giring menambahkan pihaknya berharap pemerintah membuka berbagai kemudahan sehingga destinasi wisata Indonesia menjadi lokasi syuting film-film internasional sehingga memberikan dampak promosi wisata yang luas ke seluruh dunia.

“Pemerintah harus lebih gencar lagi mempromosikan Indonesia sebagai lokasi syuting film seperti yang telah dilakukan oleh China dan Inggris. Hasilnya wisatawan ke negara-negara itu jumlahnya terus meningkat,”  kata Giring yang setiap tahun menyempatkan berwisata ke Bali.

Bali, kata Giring, sudah menjadi tujuan wisata yang wajib dikunjungi keluarganya setiap tahun karena banyak menyajikan fasilitas akomodasi yang lengkap untuk keluarga terutama anak-anak.Tempat lainnya yang disukainya adalah Inggris yang sudah tiga kali di kunjungi karena tertarik dengan masyarakat, budaya, pop art dan berbagai daya tarik lainnya.“Untuk tahun depan saya akan menjelajah Jepang,” katanya menutup pembicaraan. ( hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY