Gerakan Pemuda ( Gema) 165 DKI Jakarta Kembali Pelopori Bersih-bersih Mesjid dan Musholla

0
181

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Ketua Gerakan Pemuda ( GEMA) 165 DKI Jakarta Yunita Sari Andrianti kembali pelopori gerakan bersih-bersih mesjid jelang milad ESQ pada 20-21 Mei 2017 dengan membersihkan dan mengecat dinding Musholla Al Ijtihad. Jl. Ks Tubun III RW 05 Kelurahan Slipi Kecamatan Palmerah , Jakarta Barat.

“Ukuran musholla sekitar 16x 6 meter persegi. Pendanaan nya dari FKA ESQ DKI dan kondisinya tidak ada perbaikan hanya pengecatan ruang mushallah dan kegiatan bersih2,” kata Yunita Sari Ardianti, Ketua Pelaksana kegiatan, hari ini.

Tanggapan pengelola musholla sangat senang dengan adanya gerakan bersih-bersih ini apalagi moment nya pas karena mau menjelang Ramadhan jemaah  pasti akan ramai saat shalat teraweh dan subuh, tambahnya.

Setelah kegiatan ini musholla menjadi  bersih dan lebih bagus sehingga masyarakat yang melakukan ibadah lebih nyaman dan khusyuk. Kegiatan ini dibantu oleh warga dan anggota Gema. Selain lantai dan dinding, kipas-kipas angin yang ada juga dibersihkan semua.

Gerakan Pemuda ( Gema) esq adalah organisasi pemuda para alumni training ESQ yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Memiliki DPW, DPD, DPC seluruh Indonesia, Gema mengajak pihak eksternal me­ngenal 165, Tujuh Budi Utama dan ker­jasama mewujudkan visi Indonesia Emas, membangun ke­mandirian pemuda dengan men­cetak 1000 entrepreneur muda tiap tahunnya.

ESQ merupakan lembaga training yang menggabungkan kecerdasan Emotional Quotients ( EQ) dan Spiritual Quotients ( SQ). Para alumninya yang mencapai 1, 6 juta orang di dalam dan luar negri bersilaturahmi, bersinergi dan berkolaborasi melalui FKA ESQ di daerahnya masing-masing.

Menyinggung gerakan bersih-bersih yang dilakukan tim Gema, Yunita mengatakan gerakan sholat berjamaah di mesjid harus didahului dengan menjaga kebersihan rumah ibadah kita.

“ Seringkali kita menjumpai mesjid dan musholla di Indonesia yang kurang terawat dan tidak terjaga kebersihannya. Terutama masjid dan musholla yang pengurusnya kurang aktif dan jemaahnya sepi,” kata Yunita.

Akibatnya karpet musholla yang berdebu, kamar mandi yang kotor,tempat wudhu yang berlumut dan halaman yang tidak terawat. Hal ini tentu saja membuat suasana masjid dan musholla menjadi kurang nyaman bagi para jemaah untuk beribadah, tambahnya.

“Dalam acara bersih-bersih ini hadir Sekjen Kordinator Wilayah ( korwil) Forum Komunikasi Alumni ( FKA) ESQ DKI Jakarta, Muhamnad Sunan Bawazir dan kak Aan, Bunda Dewi dari korda FKA ESQ Jakbar,”

Kegiatan makin semangat dengan kehadiran sejumlah mahasiswa BEM dan Fosma dari ESQ Business School. Dia berharap kegiatan ini juga menjadi langkah awal gerakan memakmurkan mesjid di seluruh Indonesia.

Ruangan mushola usai dibersihkan dan ditata ulang kembali karpet sajadah.

Songsong milad ESQ, sebelumnya pihaknya juga telah merenovasi dan membersihkan Masjid Baitul Fattaah, Jl. Kramat Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Mesjid berada dalam pesantren dengan nama yang sama ini menampung 52 santri penghafal Alquran ( hafidz).

“Alhamdulilah, kini sebelum bulan suci Ramadhan sudah satu mesjid dan satu musholla yang dipercantik sekaligus menjadi kegiatan sambut milad ESQ mendatang,” kata Yunita.

Menurut dia, banyak manfaat dari kegiatan bersih-bersih mesjid karena menjadi media belajar mentautkan hati kepada mesjid, sarana silahturahim dan kebersamaan antar muslim, membangkitkan rasa cinta kepada masjid dan peribadatan didalamnya.

“ Kalau kondisi mesjidnya bersih dan rapih maka menjadi tempat ibadah yang representatif bagi jamaah untuk sholat, iktikaf, ibadah jum’ah, pengajian dan kegiatan sosial keagamaan lainnya,” kata Yunita.

Selama ini kegiatan membersihkan masjid dan musholla hanya dilakukan oleh takmir/pengurus masjid dengan tenaga marbot atau sukarelawan. ( Hilda Ansariah Sabri).

i

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY