Genjot Pariwisata, Runway Bandara Miangas Diperpanjang

0
71
Presiden Jokowi saat meresmikan Bandara Miangas Sulut (Foto:Metrotvnews.com)

MIANGAS, SULUT, Bisniswisata.co.id: Pemerintah berencana memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) menjadi 1.600 meter dari 1.400 meter pada 2019. Perpanjangan landasan pacu di bandara terluar bagian utara Indonesia tersebut akan dilakukan dengan mereklamasi pantai.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Melonguane yang membawahi Bandara Miangas Fanani Zuhri mengatakan, sebelum dilakukan perpanjangan runway akan dilakukan dahulu analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). “Ini akan dilakukan pada tahun depan selama setahun. Lalu pada 2019 diharapkan sudah ada pembangunan,” papar dia seperti dilansir laman Investor Daily, Sabtu (12/08/2017).

Saat ini, tuturnya, landasan terbangun sepanjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter. Namun, ujung landasan pacu berbatasan dengan bibir pantai. “Kendati demikian, landasan ini sudah bisa didarati oleh pesawat jenis ATR 72-500/600 maupun Hercules,” ujar dia.

Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 19 Oktober 2016, bandara yang dibangun selama empat tahun ini sudah didarati penerbangan komersial Wings Air. Maskapai yang menjadi bagian dari Lion Air Group tersebut baru melayani penerbangan sebanyak satu kali per pekan dengan tingkat keterisian penumpang telah mencapai 67 persen dari sebelumnya 50 persen pada penerbangan perdana.

“Hingga saat ini baru maskapai tersebut yang melayani penerbangan Manado-Melong-Miangas. Kami sudah meminta Wings Air menambah frekuensi penerbangan menjadi dua kali dalam sepekan. Mereka masih pertimbangkan, karena terkait perputaran pesawat,” jelas Fanani.

Dia mengakui, kehadiran bandara yang berada di ujung utara Indonesia tersebut telah membuat beberapa proyek pembangunan berjalan. Beberapa proyek tersebut di antaranya pembangunan talud yang sempat terhenti dan pengerjaan jalan lingkar Miangas. “Harga-harga kebutuhan pokok di Miangas belum terlalu berpengaruh dengan adanya bandara. Hal itu karena belum ada pesawat kargo yang mendarat di sana,” ujar dia.

Selain itu, perpanjangan bandara juga untuk menggenjot pariwisata. Mengingat potensi wisata bahari, alam, kuliner juga tradisi Manam’mi’ upacara adat menangkap Ikan secara tradisional yang sangat layak ditawarkan wisatawan.

Bandara Miangas terletak di Pulau Miangas, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau Miangas adalah pulau yang terletak di paling utara Indonesia, dan merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Mindanao, Filipina, yang berjarak hanya sekitar 92 kilometer. Dengan letak geografis tersebut, awalnya Pulau Miangas menjadi salah satu pulau yang hanya dapat diakses dengan kapal laut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pernah mengatakan, dengan kehadiran bandara yang dibangun sejak 2012 dan selesai pada 2016 dengan anggaran sebesar Rp 205 miliar ini, masyarakat memiliki alternatif transportasi lain untuk mengakses wilayah lain. “Dengan beroperasinya Bandar Udara Miangas, distribusi orang dan barang tidak lagi hanya bergantung pada angkutan laut,” kata dia. (*/IDC)

LEAVE A REPLY