Garuda Indonesia Travel Fair 2015 suskes membangkitkan ‘demam’ wisata kalangan masyarakat menengah-atas

0
1160
Booth Garuda Holidays di ajang Garuda Indonesia Travel Fair (GITF) 2015, Assembly Hall Jakarta Convention Center dipadati pengunjung yang mencari tiket murah dan destinasi baru untuk wisata pada saat liburan sekolah maupun akhir tahun. (foto Hilda Sabri Sulistyo)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: PT Garuda Indonesia sukses menyelenggarakan pameran wisata bertajuk Garuda Indonesia Travel Fair (GITF) 2015 yang digelar pada 3-5 April 3015 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta untuk memburu tiket liburan murah ke berbagai destinasi.

Hal ini tidak berlebihan melihat faktanya meski baru dibuka dalam dua jam, Tari, satu staff biro perjalanan wisata mengatakan 500 tiket terjual baik dalam dan luar negri. Pihaknya juga mengaku kewalahan dengan membanjirnya pengunjung yang memadati ruangan Assembly hall sehingga membatasi ruang gerak.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo pada pembukaan mengatakan optimistis kali ini pameran bisa mencapai target pengunjung hingga 120.000 dan hasil transaksi mencapai kisaran Rp 245-250 miliar. Rasa optimistis itu terbukti di saat tengah melakukan pembukaan, ribuan orang sejak jam 8.00 pagi sudah mengekor di depan loket untuk pembelian tiket masuk.

Populasi jumlah kelas  menengah masyarakat Indonesia dari 37% pada 2004 menjadi 56,7% dari total penduduk membuat wisata telah menjadi bagian dari gaya hidup. Ribuan masyarakat rela antri membayar Rp 20.000/orang untuk memburu paket-paket wisata di ajang Garuda Indonesia Trafel Fair yang berlangsung hingga 5 April di JCC, Jakarta. (foto: Hilda Sabri Sulistyo)
Populasi jumlah kelas menengah masyarakat Indonesia dari 37% pada 2004 menjadi 56,7% dari total penduduk membuat wisata telah menjadi bagian dari gaya hidup. Ribuan masyarakat rela antri membayar Rp 20.000/orang untuk memburu paket-paket wisata di ajang Garuda Indonesia Trafel Fair yang berlangsung hingga 5 April di JCC, Jakarta. (foto: Hilda Sabri Sulistyo)

Nampaknya GITF memang berhasil menciptakan ‘demam’ wisata dikalangan masyarakat Indonesia yang jumlah kelas menengahnya juga telah mencapai lebih dari separuh atau 56,7 %  dari total penduduk di Indonesia pada 2013. Itu sebabnya kali ini pertama kalinya pula pameran digelar serentak di 17 kota di Indonesia.

Secara bersamaan, GITF juga digelar di delapan kota lain yaitu Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Ujung Pandang, Surabaya, Pontianak dan Balikpapan. Sementara pada 10-12 April 2015 mendatang. GITF 2015 akan digelar di kota Medan, Pekanbaru, Batam, Banjarmasin, Denpasar, Manado, Biak dan Jayapura.

“Acara ini kami harapkan menjadi ‘one stop shopping’ karena selain menjual tiket penerbangan, juga ada penawaran hotel, paket tur, hingga barang-barang  perlengkapan liburan yang lain,” kata Arief.

Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty setelah membuka pameran itu mengatakan minat masyarakat untuk berwisata kini semakin tinggi.

“Fenomena ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya jumlah kaum menengah di Indonesia yang menginginkan perjalanan wisata sebagai salah satu kebutuhan pendukung mereka,” kata Esthy yang memboyong anak dan cucu untuk datang pada pembukaan GITF mengingat hari pertama juga hari libur Paskah.

Pihaknya berharap masyarakat memanfaatkan momen-momen pameran pariwisata untuk menggerakkan perjalanan wisatawan khususnya di lingkup domestik karena destinasi wisata di tanah air sangat beragam di setiap provinsi.

Arif menambahkan selain menjual tiket penerbangan dengan harga bersaing, Garuda Indonesia Travel Fair juga menawarkan pilihan hotel, paket tur dan barang-barang perlengkapan liburan lainnya dari 44 agen travel dengan mengusung tema “Fly with Style”.  Tahun pertama penyelenggaraan (2009) nilai transaksinya masih di bawah Rp 50 miliar. Tahun lalu acara serupa berhasil mendatangkan 113.251 orang dengan total penjualan mencapai Rp225,17 miliar.

Beberapa penawaran tiket penerbangan dari Garuda Indonesia dalam pameran ini antara lain tiket Jakarta – London US$ 981, Jakarta-Amsterdam US$ 874, Jakarta – Syndey US$ 569, Jakarta – Tokyo US$ 488, Jakarta – Singapura US$ 120, dan juga tiket penerbangan domestik dengan harga bersaing.

. Direktur Niaga Garuda, Handayani, menambahkan bahwa melalui travel fair pihaknya juga sekaligus emperkenalkan destinasi-destinasi baru dan layanan baru Garuda Indonesia seperti penerbangan langsung dari Kuala Namu, Medan ke Pulau Sabang, Aceh.

Destinasi baru lainnya adalah Nias, Sabang, Meulaboh, Lhokseumawe, dan Langgur sehingga memudahkan konsumen dalam merencanakan perjalanan liburan sejak jauh hari sehingga bisa dapat harga lebih murah, waktu yang tepat, dan paket menarik terutama kalangan profesional muda yang kini demam petualangan (hildasabri@yahoo.com).

LEAVE A REPLY