Garuda, AirAsia dan Viejet Larang Penggunaan Samsung Galaxy Note 7

0
239

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id, – TERKAIT  imbauan yang dikeluarkan Federal Aviation Administration (FAA) pada tanggal 8 September 2016 lalu, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia secara resmi menyampaikan imbauan kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 di seluruh penerbangan Garuda Indonesia.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar di Cengkareng, , mengatakan bahwa imbauan dari FAA tersebut diberlakukan pada setiap penerbangan Garuda per 10 September,  menyusul atas proses re-call seluruh produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada permasalahan pada baterai perangkat smartphone tersebut.

samsung

“Garuda Indonesia secara tegas memang mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan handphone selama penerbangan. Terkait imbauan FAA mengenai Samsung Galaxy Note 7 ini, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk tidak menyalakan – bahkan tidak dalam airplane mode – mengisi / recharge baterai, juga tidak memasukkan perangkat ponsel tersebut pada bagasi penumpang” jelasnya.

Benny menambahkan, Garuda Indonesia juga telah mengomunikasikan imbauan ini di lingkungan internal untuk dapat disampaikan oleh para petugas yang berhubungan langsung dengan penumpang. Mulai hari ini (10/9), Garuda Indonesia juga telah memasang imbauan ini secara tertulis di konter-konter check-in di bandara-bandara yang diterbangi Garuda Indonesia.

“Imbauan yang disampaikan oleh FAA berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Kami akan mengevaluasi imbauan ini sampai dengan adanya pengumuman resmi dari FAA” tutup Benny.

Sementara penerbangan LCC AirAsia memberlakukan larangan memfungsikan smartphone tersebut sejak 12 September. “Sampai ada pengumuman selanjutnya dari pihak FAA,” ungkap kabin crew penerbangan AirAsia XT 8449 jurusan Jogyakarta – Denpasar.

Larangan penggunaan smartphone Samsung Galaxy Note 7 telah diberlakukan pada seluruh penerbangan Qantas, maskapai Jepang, seluruh penerbangan di Amerika Serikat, dan Etihad. Larangan juga diberlakukan penerbangan Vietnam, Viejet berdasarkan surat yang dikeluarkan Civil Aviation Authority  Vietnam bernomor Directive No. 3729/CT – CHK tertanggal 9  September 2016. * Dwi

LEAVE A REPLY