Garuda & AirAsia Batalkan Rute dari & ke Lombok

0
116

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali memasuki wilayah Lombok. Dampaknya Garuda Indonesia dan AirAsia membatalkan penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Lombok, Ahad (26/11/2017).

Tercatat 18 penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, dibatalkan. “Terkait dampak dari potensi sebaran abu vulkanik Gunung Agung, sebanyak 18 penerbangan Garuda Indonesia tujuan dari dan ke Lombok dibatalkan,” kata Pelaksana Harian Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Hengki Heriandono dalam keterangan tertulis, Ahad (26/11/2017).

Dengan situasi itu, sambung dia, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan pembebasan biaya pembatalan, pemesanan kembali, pengembalian biaya tiket dan biaya administrasi bagi para penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan dari dan ke Lombok.

Dilanjutkan, Gaurda terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung tersebut, khususnya aktivitas sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju kota Lombok tersebut akan dilayani kembali setelah sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung mereda dan kembali dalam situasi normal.

Dan untuk penerbangan Garuda Indonesia tujuan dari dan ke Bali sampai saat ini tetap beroperasi dengan normal dan lancar, mengingat sampai saat ini untuk rute penerbangan dari dan ke Bali tersebut tidak terkena dampak sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung tersebut.

“Mohon pastikan bagi para penumpang untuk memperbaharui nomor kontak atau alamat e-mail yang tercantum pada tiket, agar kami dapat menghubungi apabila terjadi perubahan dalam penerbangan,” katanya.

Calon penumpang diimbau untuk mengunjungi situs www.garuda-indonesia.com atau akun twitter @indonesiagaruda untuk mengetahui informasi terbaru dan hubungi call center +622123519999 / 08041807807 atau mention akun Twitter @garudacares apabila para penumpang memerlukan bantuan lebih lanjut. Demikian rute-dute penerbangan Garuda dari dan ke Lombok yang terkena dampak letusan Gunung Agung:

GA 450 dan GA 451, Jakarta Lombok-Jakarta, GA 430 dan GA 433, Jakarta-Lombok, GA 432, Makassar Lombok-Makassar, GA 638 dan GA 639, Surabaya Lombok-Surabaya, GA 364 dan GA 365, Denpasar Lombok, GA 7048, Lombok Sumbawa-Lombok, GA 7034 dan GA 7035, Lombok Bima-Lombok, GA 7032 dan GA 7033, Denpasar Lombok-Denpasar, GA 436 dan GA 437, Jakarta Lombok-Jakarta dan GA 440 dan GA 441.

Bukan hanya Garuda Indonesia, maskapai AirAsia juga memutuskan membatalkan penerbangan dari dan menuju Lombok Internasional Airport di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, akibat erupsi Gunung Agung di Pulau Bali. “Keputusan pembatalan ini datang langsung dari pihak airline yang memutuskan untuk tidak beroperasi,” kata General Manager Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita di Praya, Lombok Tengah, Minggu (26/11/2017).

Berbeda dengan Garuda, Air Asia hanya membatalkan satu penerbangan keberangkatan dan kedatangan yakni rute Kuala Lumpur-Lombok. Meski terjadi pembatalan penerbangan oleh dua maskapai, kata Ardita, sejumlah maskapai lain, seperti Lion Air, Batik Air, dan Citylink, masih tetap melayani penerbangan dari dan menuju ke Lombok Internasional Airport (LIA).

Sejauh ini, lanjut Ardita, operasional Lombok Internasional Airport (LIA) tetap berjalan seperti biasa dan tidak terganggu meski debu vulkanis akibat erupsi Gunung Agung, Bali, diperkirakan mengarah ke Pulau Lombok.

Hal ini didasarkan pada tiga sumber yang dijadikan sebagai bahan rujukan untuk mengambil keputusan, yakni satelit, penerbang, dan pengamatan langsung di lapangan melalui “paper test” setiap 2 jam hasilnya tidak ada debu abu vulkanis yang terlihat di areal bandara.

“Atas dasar itu, kami lakukan koordinasi dengan BMKG, Airnav, Angkasa Pura, dan otoritas bandara setelah membaca kondisi apakah bandara harus tutup atau tidak. Hingga saat ini, operasional bandara tetap berjalan,” kata Ardita. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY