Gang Selot, Sentra Kuliner Sehat & Higinis

0
640
Cungkring Bogor

BOGOR, test.test.bisniswisata.co.id: BOGOR dikenal dengan gudang kuliner yang punya ciri khas sendiri. Selain enak, nikmat, lezat, sehat, higinis juga kulinernya sangat bervariasi dan tak pernah bosan untuk dirasakan. Wisatawan lokal, terutama dari Jakarta selalu memburu kuliner Bogor di saat akhir pekan atau musim liburan.

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat nampaknya jeli dengan potensi itu. Karenanya, meresmikan Gang Selot sebagai sentra kuliner sehat. Gang Selot merupakan satu dari empat sentra kuliner yang terdapat di Kota Bogor dan telah terbentuk sejak 1974, atau selama SMP dan SMA Negeri 1 berdiri.

“Hadirnya sentra kuliner sehat ini dapat mendorong sentra kuliner lainnya ikut menerapkan standar kebersihan baik dari bahan makanan dan penyajian, agar masyarakat mendapatkan jajanan yang baik, berkualitas untuk kesehatan, ” tegas Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman.

Pembentukan sentra makanan jajanan sehat Gang Selot, lanjut dia, melalui proses panjang. Mulai pelatihan pedagang tentang higiene dan sanitasi makanan hingga pemeriksaan laboratorium makanan yang disajikan. Tempat ini juga dilengkapi tempat cuci dengan air yang mengalir, IPAL, tempat sampah dan tempat cuci tangan pengunjung.

Kepala Dinas Kesehatan Bogor Rubaeah mengatakan, sentra kuliner sehat merupakan program dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan pembinaan kepada para pedagang agar memiliki sertifikat kesehatan dan menyediakan sarana prasarana pendukung, seperti instalansi pembuangan limbah, penyediaan tempat pencucian piring yang dialiri air, serta perlengkapan mebel.

“Ada dua sentra kuliner sehat di Kota Bogor yakni di Gang Selot dan di Jalan Bina Marga, tetapi yang baru siap dilaksanakan baru di Gang Selot,” jelas dia.

Jajanan sehat, kata dia, harus memenuhi beberapa stadar kesehatan yang utama pemilik harus mempunyai sertifikat kursus hygienis sanitasi makanan yang diterbitkan Dinas Kesehatan, bahan-bahan makanan yang digunakan tidak mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan. “Para penyaji juga harus menggunakan standar penyajian yang hygienis seperti menggunakan celemek, masker, sarung tangan dan penutup kepala agar rambut tidak terurai,” kata dia.

Program sentra kuliner sehat dapat berkelanjutan mengingat jumlah sentra kuliner di Kota Bogor yang cukup banyak. “Sehingga penyediaan jajanan sehat yang higienis bagi masyarakat dapat terwujud, mendorong pergerakan ekonomi dari sektor kunjungan wisata kuliner,” terang dia.

Terdapat 30 pedagang di sentra kuliner sehat Gang Selot, dengan menyajikan kuliner antara lain Tahu Salawi, Molen, Es Kelapa si baba, doclang, bapatong atau baso telur, batagor dan mi ayam. Juga kuliner khas Bogor lainnya seperti soto kuning, laksa, toge goreng, asinan, cungkring, Ngo Hiang, pepes sagu, dan es pala. (*/NDY)

LEAVE A REPLY