Gairahkan Pariwsata, Bandara Sekongkang Dioptimalkan

0
171
Pembangunan Bandar Udara Sekongkang (Foto: http://kobarksb.com/)

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengelola Bandar Udara Sekongkang, di Kabupaten Sumbawa Barat agar bisa dioptimalkan untuk menunjang sekaligus menggaraihkan pariwisata di daerah Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat selaku pemilik bandara sudah menyetujui Bandara Sekongkang dikelola oleh Kemenhub. “Daerah mau menyerahkan pengelolaannya ke pemerintah pusat agar operasionalnya layak. Faktanya sekarang ini, keberadaan bandara itu belum optimal,” papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB H Lalu Bayu Windia, di Mataram, Ahad (29/10/2017)

Jika dikelola pusat, lanjutnya, maka akan ada sumber daya manusia yang akan difungsikan untuk menjalankan operasional bandara. Begitu juga dengan anggaran untuk operasional dan pemeliharaannya. “Kami sangat mendukung, sebab kalau dibebankan ke daerah, tentu sulit dari sisi anggaran operasional,” tuturnya.

Pihaknya bersama dengan Pemkab Sumbawa Barat sudah melakukan koordinasi terkait pengambilalihan operasional Bandara Sumbawa Barat sebagai bandara perintis yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kemenhub mengirim tim untuk melaksanakan inventarisasi dan verifikasi lahan dan bangunan bandara pada 28 November 2016. Inventarisasi dan verifikasi tersebut dilaksanakan sebagai persiapan serah terima bandara dari Pemkab Sumbawa Barat kepada Kemenhub.

“Hasil koordinasi terakhir dengan Kemenhub, bandara tersebut dioperasikan pada 2017, namun saya belum dapat informasi lagi apakah sudah berjalan atau belum,” imbuhnya.

Jika sudah beroperasi, kata dia, maka Pulau Sumbawa akan memiliki tiga bandara operasionalnya di bawah Kemenhub. Saat ini yang sudah beroperasi adalah Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III di Kabupaten Sumbawa, dan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin di Kabupaten Bima.

“Keberadaan bandara itu sangat penting untuk membuka akses dan pengembangan ekonomi masyarakat, serta memotivasi investor untuk masuk, terutama di sektor pariwisata,” pungkasnya. (*/WEO)

LEAVE A REPLY