Gangguan, Garuda Tujuan Jakarta Balik ke Surabaya

0
505
Boeing 737-800 Next Generation

SURABAYA, test.test.bisniswisata.co.id: Pesawat Garuda GA325 dengan rute penerbangan Surabaya-Jakarta yang tengah terbang terpaksa balik ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Surabaya. Ini dipicu akibat gangguan pada kemudi kontrol.

“Karena ada sedikit gangguan pada sistem kontrol kemudi, kita terpaksa kembali ke Bandara Juanda dalam 10 menit dari sekarang. Pesawat dalam keadaan aman,” kata Captain Pilot Cahyono Himawan dari kokpit.

Dari pantauan langsung SP, yang juga salah satu penumpang pesawat ini, informasi langsung dari ruang kemudi tersebut sontak membuat khawatir beberapa penumpang. Beberapa di antaranya berupaya menanyakan kepada pramugari. Hanya selang beberapa menit situasi kembali tenang.

Pesawat tersebut take off dari Bandara Juanda sekitar pukul 19.10 WIB, Minggu (19/4). Sekitar 25 menit kemudian harus putar haluan karena gangguan yang disebutkan captain pilot. Sekitar pukul 19.50 WIB, pesawat berpenumpang 153 orang dan 7 kru tersebut akhirnya mendarat kembali di Bandara Juanda.

“Saya bertahun-tahun naik Garuda tapi kejadian ini yang pertama saya alami,” kata Kholis, salah satu penumpang asal Jakarta.

Meski begitu, Kholis menyatakan salut dengan tindakan Pilot Garuda yang dinilainya cepat tanggap dan tidak mengambil risiko tetap terbang tetapi membahayakan keselamatan pasien.

“Untung cuaca lagi bagus, dan untung juga bukan penerbangan lain. Kalau yang lain mungkin paksa terbang,” kata Kholis seperti diunduh laman Beritasatu.com, Senin (20/4/2015).

Penumpang lain asal Tiongkok, Mr. Wang, panik karena dia harus melanjutkan penerbangan ke Shanghai Tiongkok dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pukul 23.00 WIB. Kepada petugas di Bandara Juanda, ia meminta agar penerbangan berikutnya dipercepat.

Para penumpang dievakuasi ke ruang tunggu untuk menunggu pesawat pengganti. Sekitar pukul 21.00 WIB penumpang dipindahkan ke penerbangan GA325, Boeing 737-800 NG. Dari keterangan Hudianto, salah seorang petugas Gapura Angkasa, pesawat GA325 mengalami gangguan pada sistem masuk keluarnya kemudi. Bila dipaksakan terbang akan berbahaya. Namun ia enggan menjelaskan detil gangguan dan apa penyebabnya.

Ia mengakui, pemeriksaan pesawat sebelum keberangkatan sudah dilakukan sesuai standar. “Tapi kita tidak tau apa yang terjadi setelah terbang. Bisa saja ada gangguan setelah terbang,” katanya. ***

LEAVE A REPLY