Film Fifty Shades of Grey Cetak Sejarah Baru

0
672

AMERIKA SERIKAT, BISNISWISATA.CO.ID: Bulan Februari dikenal sebagai bulan penuh resiko bagi industri perfilman. Jarang ada film baru dirilis di bulan ini. Ternyata, film Fifty Shades of Grey mematahkan image itu. Malah, mendulang pemasukan sekaligus mencetak sejarah baru.

“Film Fifty Shades of Grey – sebuah film erotis berdasar novel populer karangan EL James- berhasil meraup US$ 9 juta (sekitar Rp 114 miliar) pada hari Kamis peluncuran dan sekitar US$ 30 juta (sekitar Rp 380 miliar) di hari Jumat,” demikian dilaporkan Box Office Mojo, disitir laman Time, Ahad (15/2/2015).

Angka tersebut, kata situs tersebut, bisa jadi mencatat sejarah tersendiri. Angka itu diperkirakan pemasukan tertinggi sepanjang sejarah untuk film yang pernah dilansir di bulan Februari.

Selama ini kebanyakan film, terutama yang ditujukan untuk keluarga atau remaja, diluncurkan di pertengahan tahun, sekitar waktu libur sekolah atau menjelang akhir tahun. Di saat-saat itu umumnya film mendulang banyak pemasukan dari penonton-penonton cilik dan remaja, serta adanya pola pengeluaran lebih dari masyarakat di hari-hari libur.

Semetara bulan Februari cenderung dihindari, sebab, kebanyakan orang baru saja mengeluarkan uang di akhir tahun dan akan berusaha menahan pengeluaran.

Para pakar perfilman memprediksi film Fifty Shades of Grey, yang menceritakan hubungan eksplisit antara seorang mahasiswi dengan pebisnis kaya itu akan meraup sekitar US$ 91 juta (sekitar Rp 1.15 triliun) dalam rentang empat hari pertama. Diprediksi, pemasukan ini akan melampaui keberhasilan film Passion of the Christ yang diluncurkan pada Februari 2004 dan meraup sekitar US$ 84 juta (sekitar Rp 1 triliun).

Bila mampu bertahan lebih lanjut dengan pemasukan tingginya, Fifty Shades of Grey mungkin bisa mengukir sejarah sebagai film dengan pemasukan di pekan perdana tertinggi yang saat ini masih dipegang film Matrix Reloaded. Dengan pemasukan US$ 92 juta di pekan perdana peluncurannya pada tahun 2003, Matrix Reloaded mencetak sejarah tersendiri. (endy)

LEAVE A REPLY