Festival Makanan Khas Nias, Daya Tarik Wisata Gunungsitoli

0
238
KOfo-kofo, kuliner khas Nias (Foto; http://www.wisataku.id/)

GUNUNGSITOLI, SUMUT, bisniswisata.co.id: Gunungsitoli Sumatera Utara (Sumut) punya kalander wisata yang menarik. Festival makanan khas Nias, namanya. Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli digelar di pusat jajanan dan kuliner di Pasar Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli Yasokhi T Harefa, di Gunungsitoli, Jumat (2/3), mengatakan, tujuan pelaksanaan festival untuk melestarikan serta mempromosikan kuliner Nias sebagai salah satu daya tarik wisata kuliner di Kota Gunungsitoli khususnya dan Kepulauan Nias pada umumnya.

Selain itu, menjadikan kuliner sebagai salah satu faktor penggerak ekonomi masyarakat dan meningkatkan kreatifitas kuliner Nias melalui pemanfaatan “bulu damo” (Daun Damo) sebagai pembungkus nasi yang menjadi salah satu ciri khas atau branding khas Nias.

“Dalam festival, peserta yang terdiri dari tiga orang setiap kelompok harus memasak salah satu makanan khas Nias, dimana bahan mentahnya telah disiapkan dari rumah, dan peserta tinggal mengolah dan memasak di lokasi festival,” katanya.

Makanan khas Nias yang dipertandingkan dalam festival diantaranya Nibini’ogo (makanan yang dibungkus pakai daun pisang dan dibakar), Lehe Dalo (Sayur dari daun talas), Ni’Unago (daging babi atau ikan yang diawetkan dengan diasapi),

Kumudian Kofo Kofo (ikan yang dibuang kulitnya dan dimasak dengan santan kelapa setelah digoreng), Gowi Nifufu (Ubi yang ditumbuk), dan beragam macam lainnya makanan khas Nias.

“Juri yang menilai masakan para peserta ada sebanyak lima orang, semua warga Nias yang sudah berpengalaman dan tidak diragukan lagi kemampuannya dalam mengolah dan menilai makanan khas Nias,” katanya seperti dilansir laman Antara.

Para peserta berasal dari unsur pelaku usaha kuliner yang ada di Kota Gunungsitoli, dari tim penggerak PKK/DWP di Kota Gunungsitoli, organisasi perempuan, perwakilan kecamatan, perwakilan sekolah, dan masyarakat umum.

Dalam festival kuliner tersebut, yang diperlombakan ada tiga kategori, yaitu kategori makanan nasional khas Nias, makanan daerah khas Nias dan makanan ringan/jajanan/oleh oleh khas Nias. “Festival akan diselingi dengan pembukaan secara resmi pusat oleh oleh dan kuliner Nias di Kota Gunungsitoli, serta lounching pemanfaatan bulu damo sebagai salah satu ciri khas kuliner khas Nias,” katanya. (NDHYK)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.