Fashion Show di Aceh Dibubarkan

0
495

BANDA ACEH, test.test.bisniswisata.co.id: AJANG pencarian bakat “Indonesia Model @Hunt” di Hotel Grand Naggroe, Banda Aceh, pada Ahad (28/02/2016) dibubarkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah setelah menerima laporan dari sejumlah warga. Ikut serta Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal.

Pembubaran lantaran dinilai melanggar syariat Islam dan tidak sesuai dengan kehidupan masyarakat Aceh. ”Saya terima laporan dari warga, ada kontes fashion show yang tidak memiliki izin. Saya datang bersama Satpol PP dan langsung membubarkan acara itu,” ujar Illiza dalam keterangan kepada media, di Banda Aceh, Senin (29/02/2016).

Menurut Illiza, ajang pencarian bakat itu dibubarkan, karena tidak mengantongi izin dan rekomendasi dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Banda Aceh. Selain itu juga melanggar syariat Islam karena busana yang ditampilkan sangat bertentangan dengan syariat Islam.

Illiza menuturkan dirinya melihat salah satu peserta dalam acara fashion show tersebut ada yang tidak menggunakan hijab. ”Parahnya ada peserta yang memakai rok mini. Ini jelas bertentangan dengan pemberlakuan syariat Islam di Aceh,” ujar dia.

Seusai dibubarkan, para peserta dan penyelenggara dibawa ke Balaikota untuk diberikan pembinaan. Panitia berjanji akan mengganti semua biaya pendaftaran kepada masing-masing peserta. Sedangkan peserta yang mendaftar melalui agensi, uang pendaftaran dikembalikan melalui agensi.

Ketua Panitia Kontes, Pandapotan Siahaan, mengatakan saat dilakukan technical meeting atau pertemuan untuk membahas acara antara peserta dengan panitia, semua peserta mengenakan hijab dan pakaian sesuai syariat Islam. Namun, saat tampil sebagian peserta ada yang tidak berhijab. Bahkan ada yang mengenakan celana pendek dan tank top.

Menurut dia, tidak ada intruksi dari panitia untuk melepas hijab. Tahun lalu, juga ada kontes serupa, tapi semua peserta mengenakan hijab dan berpakaian sesuai syariat saat tampil. (*/T)

LEAVE A REPLY