Fashion Lab Tampilkan 14 Desainer IFF

0
357
Peragaan Indonesia Fashion Forward (Foto: english.astroawani.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia Fashion Forward (IFF) berkolaborasi dengan Galeries Lafayette menghadirkan Fashion Lab dengan menampilkan empat belas desainer IFF yang memamerkan koleksi mereka di lantai satu Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta selama sebulan penuh hingga 31 Mei 2016.

Di area terpilih seluas 140m², para pecinta mode bisa melihat dan membeli langsung rancangan Billy Tjong, Andhita Siswandi, Tertia, Lotuz, Bateeq x Suzuki Takayuki, I.K.Y.K, Rani Hatta, Elly Han, Byo, D’Leia, Day and Night, Paulina Katarina, Milcah, dan SOE Jakarta.

Sebagian dari hasil penjualan selama Fashion Lab berlangsung akan disalurkan sebagai Give Back Program yang dimanfaatkan untuk mengembangkan kapasitas desainer Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti exhibition, pop-up display, kolaborasi dengan department store, dan lainnya.

Konsep Fashion Lab pertama kali diperkenalkan oleh Galeries Lafayette di Berlin pada tahun 2004 sebagai platform untuk mengangkat pendatang baru yang inovatif dan sukses di industri mode, contohnya Hartbo + L’wg, Kaviar Gauche, Pisces, Pulver, Sisi Wasabi, dan lainnya.
Kehadiran desainer IFF di Galeries Lafayette, Jakarta, department storea sal Prancis dengan konsep modern dan chic, merupakan sebuah kesempatan baik bagi para desainer untuk lebih mengenal dunia retail.

Bagi IFF, Fashion Lab merupakan sebuah kebanggaan karena para desainer muda dapat memperkenalkan koleksi terkini mereka selama beberapa periode di area department store yang juga ditempati oleh label internasional. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa kemajuan para desainer IFF sudah diakui oleh stakeholder mode ternama seperti Galeries Lafayette.

IFF sebuah program pembinaan kapasitas desainer muda yang telah berlangsung selama lima tahun ini telah terbukti berhasil mempercepat kemajuan para label lokal dan merambah pasar internasional.

Dari tahun ke tahun, IFF juga merangkul berbagai organisasi mode dan pusat kebudayaan internasional, contohnya The British Council, Korean Cultural Center, Japan Fashion Week Organisation, DITP Thailand, Council of Fashion Designers of Korea.

Juga Australia-Indonesia Centre, Melbourne Fashion Festival, Isituto Marangoni, London College of Fashion, Islamic Fashion Design Council, serta The Woolmark Company untuk memberikan kesempatan kepada para desainer IFF membawa, memamerkan, serta memasarkan koleksi mereka di negara-negara terkait. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY