Family Bonding Jadi Kekuatan Rebranding Alaya Resort Menjadi Amnaya Resort

0
175

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Transformasi nama Alaya Hotel Menjadi Amnaya Hotel & Resort diikuti penanaman family bonding yang kuat bagi sumber daya manusia ( SDM) hotel maupun pada tamu-tamu hotel, kata Jeffrey Wibisono, General Manager Amnaya Resort, hari ini.

“Mulai 1 September 2017 Alaya rebranding sebagai Amnaya Resort Kuta. Hotel dengan 116 kamar di Bali yang berlokasi di Kuta Selatan ini tengah merayakan sebuah perjalanan baru sebagai merek hotel pertama dalam serangkaian properti butik bintang 4 yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT Tibi Modern Sentosa,” kata Jeffrey.

Logo baru Amnaya menceritakan tentang harmoni, ikatan keluarga, generasi dan warisan budaya yang tak ada habisnya. Semua tercermin dalam pelayanan sederhana dan tulus dari hati yang perlu diingat karena itu semua pelayanan berawal dari hati.

“Jadi kini baik pada SDM maupun tamu kami menanamkan betapa pentingnya ikatan kekeluargaan itu. Nama sebelumnya Alaya artinya adalah Rumah sedangkan Amnaya artinya Keluarga,” tambahnya

Jadi, tambahnya, perubahan nama ini juga memiliki filosofi Rumah Keluarga tempat dimana ikatan keluarga ( family bonding) dibangun bersama. Untuk itu pada SDM hotel ditanamkan pelayanan yang bersifat kekeluargaan.

“Dimulai dari hal sederhana saja, karyawan hotel harus mengenal nama tamu-tamunya dan membawa nilai-nilai kekeluargaan dalam bisnis hotel. Soalnya yang namanya hubungan keluarga atau kekerabatan tidak ada habisnya. Jadi kalau dalam service kita membawa nilai-nilai ini maka semua orang akan betah tinggal di Amnaya,” kata Jeffrey Wibisono.

Jeffry Wibisono ( kiri) saat melayani buyer di arena TTC Travel Mart pekan lalu di Jakarta.

Penulis buku Hotelier Stories (catatan Edan Penuh Teladan) ini mengatakan bahwa Amnaya Resort Kuta menyimpan konsep surga relaksasi di tengah-tengah energi optimis dari kawasan wisata paling indah di Bali. Dengan menerapkan nilai-nilai kekeluargaan maka tercipta hubungan yang tidak putus seperti sebuah lingkaran.

“ Karena itu lingkaran service juga kami terapkan dengan target tingkat hunian hingga akhir tahun 2017 ini mencapai 85%,”

Menurut Jeffrey Wibisono, pasar turis Amnaya selama ini adalah dari China, Timur Tengah, India dan Eropa. Namun pada TTC Travel Mart di Jakarta, pekan lalu yang mempertemukannya dengan kalangan industri dari dalam dan luar negri pihaknya mensosialisasikan perubahan nama dan membidik pasar wisatawan nusantara ( wisnus).

“Amnaya memiliki keindahan art dan design dalam interiornya pula karena itu kami membidik wisnus kelas menengah atas yang menyukai seni untuk berlibur bersama keluarga dan menikmati kuliner khas Indonesia yang ada,” tambahnya.

Sukun Restaurant dan Bar yang selama ini ada juga akan dilengkapi dan di rebranding sehingga tamu yang datang bisa memuaskan minat wisata kulinernya di dalam hotel dan menikmati fasilitas yang ada.

Maklum Amnaya Resort Kuta memiliki 116 unit kamar dengan beberapa tipe di antara nya 80 Deluxe Rooms Double/Twin dengan luas 45 m2, 22 Amnaya Rooms Double/Twin dengan luas 45 m2. “ Jadi kamarnya saja sudah lega, ruangan yang tepat untuk family bonding,” tandasnya.

 

 

 

 

LEAVE A REPLY