Erbe Sentanu: Ayo Tingkatkan Kesadaran Diri Ibu

0
225

Erbe Sentanu menyerahkan buku pada Dewi Motik Pramono memperingati Hari Ibu.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Memperingati Hari Ibu, Katahati Institute dan Triple Mind Indonesia meluncurkan Forum Pemberdayaan Hati Perempuan ( PHP) di Maze Kitchen, Samara Suite Synthesis, Pancoran. 

“Memperingati Hari Ibu ( 22/12) dimulai dari kesadaran diri karena sadar adalah dasar kehidupan. Untuk menguasai kehidupan dan menjadi seorang ibu maka kita harus menguasai kesadarannya sendiri,” kata Erbe Sentanu, pendiri Katahati Institute.

Menurut dia, kesadaran adalah kecerdasan primer yang menghubungkan manusia dengan segala kebaikan yang ada dalam hidupnya. Oleh karena itu peranan ibu dalam membentuk karakter anak-anaknya sangat penting.

“Tidak ada sekolah untuk menjadi ibu dan dijaman Now, banyak anak yang kehilangan karakter, kehilangan sosok ibu sehingga seorang ibu harus bisa membangunkan hati anak-anaknya. Ibulah yang mampu memaknai yang tidak terlihat,” tambah pria yang akrab dipanggil Nunu ini.

Ketidaksadaran membuat manusia terjebak dalam tindakan yang salah dalam semua kehidupan. Oleh karena itu bertepatan dengan Hari Ibu, Nunu mendukung peluncuran sebuah forum yang disebut Pemberdayaan Hati Perempuan ( PHP) .

Dewi Motik Pramono ( tengah) bersama nara sumber dan para undangan

“PHP ini bukan bahasa gaul anak-anak kita yang singkatan dari Pemberi Harapan Palsu, tapi forum dari wanita untuk wanita ini akan mengasah kita untuk meningkatkan kesadaran diri seorang ibu. Melalui diskusi dan sharing pengalaman maka setiap perempuan bisa menjadi inspirator bagi ibu-ibu lainnya,” tambahnya.

Irianti Erningpraja, ibu fua anak usia 23 tahun dan 19 tahun dalam forum ini mengatakan seorang ibu seringkali memaksakan kehendak dan mengatur anaknya sedemikian rupa agar bisa sukses menjalani hidup.

“ Ukuran sukses bagi setiap orang berbeda oleh karena itu saya menilai arti sukses itu kalau kedua anak saya hidup bahagia. Jadi sukses buat kami sekeluarga adalah hidup bahagia. Anak-anak diberi rambu-rambu kehidupan dan ibunya selalu berdoa,” kata mantan atlit renang, penari Swara Mahardika dan penyanyi ini.  

Menurut Irianti, anak jangan dibawelin tapi dijadikan teman sehingga baik ibu dan anak mampu memahami diri masing-masing dan memiliki kesadaran tinggi untuk saling membahagiakan.

Nara sumber lainnya, Ulupi Hastuti seorang kontraktor gedung-gedung bertingkat dan properti lainnya mengatakan bahwa setinggi apapun jabatan seorang wanita maka kodrat sebagai seorang ibu jangan ditinggalkan.

“ Saat Hari Ibu di jaman media sosial saat ini kita ingat semua bagaimana ibu kita menyayangi kita. Saya ingat sekali ibu selalu mengingatkan agar menomorsatukan keluarga daripada bisnis kita,” kata wanita yang akrab dipanggil Pipie ini.

Menjadi ibu bukan hanya kodrat tapi juga suatu leadership yang tidak ada sekolahnya. Pengalamannya memimpin perusahaan dengan jiwa keibuan membuat karyawannya mampu bekerja dengan optimal.

“ Saat ini saya mengikuti kata hati lebih fokus pada industri kreatif yang membuat hati bahagia dengan menjadi fashion designer Rona Cita Celup Sutra dan mendirikan House of Pipie di Kemang,” tambahnya.

Mengikuti kata  hati dan mendalami hobi di hari tua membuatnya hidup bahagia dan tidak lepas dari kesadaran diri untuk beraktualisasi bukan lagi sebagai kontraktor bangunan tapi sebagai kontraktor dibidang seni.

Wahyu Hidayat, nara sumber lainnya dalam kick off Forum Pemberdayaan Hati Perempuan ( PHP) yang juga editor buku Karakter 360 karya Erbe Sentanu mengatakan peranan ibu kandung dan ibu mertua justru besar dalam keputusannya terjun ke bisnis jamu.

“ Baik ibu saya maupun ibu mertua selalu memperhatikan keseharan saya dan langsung membuatkan jamu saat tahu stamina saya menurun,” kata wartawan senior yang kini membangun usaha jamu botoll dengan merk Jamu Jiwo.

Ketulusan ibunda membuat jamu dengan segenap jiwa membuatnya akhirnya memutuskan nama produknya juga menyiratkan panggilan jiwanya untuk mengabadikan ramuan jamu buatan kedua ibunya itu.

“Ibu maupun mertua saya sama-sama tipe ibu yang memberi contoh dengan tindakan bukan hanya nasehat. Kesadaran itu baru datang lima tahun lalu sehingga saya sadar kebugaran tubuh sangat penting,” kata Wahyu Hidayat.

Kini, ujarnya, produk yang sudah dipasarkan di Club Store itu menjadi simbol kecintaannya pada ibu. Menurut dia, jika ingin hidup penuh cinta harus mendekatkan diri pada ibu yang mampu merawat hati dan jiwa.

 

LEAVE A REPLY