Empat Busana Estelita Liana di Ajang Miss Supranational 2014

0
3152

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Berbagai persiapan telah dilakukan Puteri Indonesia Pariwisata 2014, Estelita Liana (21 tahun) ke ajang Miss Supranational 2014 di kota Warsawa, Polandia.

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dengan didukung PT Mustika Ratu Tbk membantu persiapan perempuan kelahiran Sleman ini mulai dari tata cara merias wajah dan rambut yang langsung diajarkan Make Up Artist Moor’s Professional Make Up, perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa, Table Manner, dan lain sebagainya.

“Estelita akan memasuki masa karantina pada 16 November hingga 5 Desember 2014. Grand Final Miss Supranational 2014 akan diselenggarakan pada 5 Desember 2014 di Mosir (Sport Hall), Krynicazdroj, Polandia,” ujar Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia, Putri K Wardani saat jumpa pers di Taman Sari Royal Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/14).

Putri mengatakan, “Kami ingin memperkenalkan putri Indonesia dengan budaya kita dan produk-produknya melalui putri Indonesia”.

Pada ajang tersebut Estelita akan memakai  gaun malam rancangan desainer Anaz Khairunnas, yakni long dress dengan tema “Leaves of Grace”.  Sebuah gaun hijau panjang dari serat nanas dan terinspirasi dari manfaat serta kegunaan daun sirih dalam rumpun Melayu.liana2

Gaun malam ini bermotif daun sirih yang bertebaran di seluruh gaun, warna emerald green menambahkan kesan anggun, serta aplikasi warna gold memberikan kesan glamour pada gaun ini.

Gaun utama yang kedua yakni dalam brand Ikat Indonesia dengan desainer Didiet Maulana. Sumber utama gaun malam ini terinspirasi dari keluwesan liku garis pantai yang tercermin dalam potongan gaun yang sarat lekukan feminine.

Kombinasi bentuk struktural yang tegas dan potongan sarat kelembutan berbentuk mermaid pun menghiasi gaun malam Estelita Liana.

Rancangan gaun ini secara khusus memakai kain Endek Bali dengan keyakinan kain tersebut dapat mewakili keindahan dan keanekaragaman tekstil Indonesia.liana3

Dilanjutkan dengan kebaya indah rancangan desainer kebaya kenamaan Indonesia, Anne Avantie dengan nuansa warna hitam dan selendang pink.

Warnanya yang pink melambangkan kewanitaan dengan di padu asesoris anting, cincin, dan sepatu berwarna emas. Dilanjutkan dengan rancangan Dynand Fariz dengan tema National Costume.

“Setiap tahun ganti tema memperkenalkan setiap sudut Indonesia, kali ini kami mengangkat Borneo sebagai paru-paru dunia Indonesia memiliki hutan yang besar sebagai paru-paru dunia,” ungkap Putri.

liana4National Costume yang dihiasi dengan bulu-bulu Burung Enggang atau biasa disebut Hornbill Bird ini mengambil judul “Warrior Princess of Borneo” yang menceriminkan personal ethnik Dayak dan eksotisme dari salah satu fauna kha Borneo yakni burung enggang.

Pada busana ini Estelita Liana dilengkapi dengan material bulu Enggang yang sangat khas dan hampir menyeluruh di Borneo menjadi symbol pemersatu diantara suku Dayak.

Sedangkan penggunaan Mandau dan Tameng yang merupakan senjata khas suku Dayak memberikan kesan kekuatan dan ketangguhan, yang merupakan cerminan wanita Indonesia yang tidak hanya pintar tetapi juga tangguh dan mandiri.

Sedangkan selama masa karantina Estelita akan membawa busana dari desainer lainnya, seperti Batik Nyonya Indo, Batik Sultan, dan gaun-gaun tenun Ulap Doyo khas Estee Nugraha.

Untuk asesoris Estelita akan membawa etnik Indonesia dari Manjusha Nusantara dan Emas Putih PLG serta sepatu dari Wanda Dekafe Shoes.  (evi)

LEAVE A REPLY