Ekowisata Jadi Daya Tarik Utama Bukit Tiga Puluh

0
56
Area camping di Bukit Tiga Puluh Inhu Riau. (Foto: Blogger)

RENGAT RIAU, Bisniswisata.co.id: Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) kini makin banyak dikunjungi wisatawan. Kawasan konservasi yang masuk Kabupaten Indragiri Hulu, Riau tersebut menawarkan ekowisata dengan keragaman flora dan fauna sebagai daya tarik utama.

“Kami tertarik untuk mengisi hari libur di lokasi objek wisata tersebut,” kata ketua tim yang tergabung dalam kelompok masyarakat Indragiri Hulu, Hendrizal di Rengat, Sabtu (14/10/2017).

Seperti dilansir Antara, program kunjungan ke TNBT sudah lama direncanakan. Sebagai masyarakat ia bangga ada salah satu objek wisata internasional yang berada di wilayah Inhu. Selain pemandangan asri, unik, dan alam yang tertata rapi secara alami, daerah perbukitan itu terasa sejuk.

TNBT memiliki banyak keunikan yang belum diketahui oleh masyarakat luas bahkan warga Indragiri Hulu sendiri. Luasnya 144.223 hektare. Jaraknya hanya 75 kilometer dari pusat Kota Rengat, dapat ditempuh dua jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

TNBT layak menjadi objek wisata andalan. Meski perlu peningkatan dan pengelolaan yang lebih baik agar lebih menarik wisatawan dunia. Apalagi lokasi dapat dijadikan juga sebagai wilayah penelitian dan pengembangan ilmu untuk mahasiswa.

Kepala Balai TNBT Darmanto melalui Bagian Pengendali Ekosistim Hutan Pertama Nori Hariyen mengatakan, selama ini TNBT dikunjungi ribuan wisatawan mancanegara. Setiap hari libur banyak maasyarakat dari berbagai daerah mendatangi wilayah objek wisata dan pendidikan tersebut karena memiliki beragam daya tarik.

“Di lokasi TNBT dapat berfoto ria, mengunjungi air terjun, melihat alam yang masih asri dengan ribuan flora dan fauna yang dilindungi,” terangnya.

Pihak pengelola TNBT saat ini sudah menyediakan rumah yang disebut dengan homestay yang dapat menampung 70 orang, selain itu menyediakan tempat penelitian untuk kepentingan mahasiswa maupun instansi terkait. (*/ANT)

LEAVE A REPLY