e-SIKS, Aplikasi Budaya Dirilis Saat Festival Ketoprak

0
42

SLEMAN, bisniswisata.co.id: Kebudayaan Indonesia semakin maju selangkah. Buktinya saat trend era teknologi merebak, Dinas Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan aplikasi “Elektronik Sistem Informasi Kebudayaan Sleman” (e-SIKS). Aplikasi ini bertujuan mendukung visi misi Kabupaten Sleman mewujudkan e-government dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam bidang Kebudayaan.

“E-SIKS ini merupakan aplikasi one day delivery service yang diresmikan Bupati Sleman Kamis, 21 Juni 2018, di halaman kantor Kecamatan Turi bersamaan dengan pembukaan Festival Ketroprak Se-Kabupaten Sleman 2018,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Aji Wulantara, Minggu (24/6/2018).

Menurut dia, layanan e-SIKS Dinas Kebudayaan tersebut berupa aplikasi teknologi yang berfungsi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tentang berbagai hal yang terkait kebudayaan di Sleman. “Di antaranya informasi mengenai potret pembangunan kebudayaan di Sleman, cara mendapatkan bantuan kegiatan kebudayaan, maupun mengurus nomor induk kebudayaan (NIK),” katanya.

Ia mengatakan, dengan sistem layanan e-SIKS tersebut para pelaku maupun kelompok seni budaya di Sleman tidak harus datang ke Dinas Kebudayaan Sleman untuk mendapatkan layanan kebudayaan, tetapi cukup mengakses secara online.

“Sehingga prosesnya menjadi lebih mudah dan cepat. Adapun untuk mendapatkan aplikasi, download melalui Play Store, kemudian install. Selanjutnya, masuk aplikasi lewat gmail, kemudian masukkan entri data sesuai proposal yang telah dilegalisasi pemerintah desa dan kecamatan melalui menu aplikasi,” katanya.

Aji mengatakan, setelah entri data memenuhi persayaratan, akan memperoleh NIK yang akan muncul di aplikasi. “Dengan mempunyai NIK ini kelompok maupun individu dapat memperoleh fasilitasi pembinaan, fasilitasi kegiatan dan fasilitasi hibah,” katanya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, menyambut baik peluncuran layanan kebudayaan Kabupaten Sleman ini karena sangat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi dan layanan kebudayaan di Sleman.

“Dengan berbagai kemudahan tersebut diyakini dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk berkiprah di bidang budaya sehingga ke depan pembangunan kebudayaan di Sleman bisa semakin berkembang,” katanya seperti dilansir laman Antara. (NDY)

LEAVE A REPLY