Dua Pulau Resort Kepulauan Seribu Tunggak Pajak Rp 7,8 Miliar

0
68
Petugas Pajak memasang plang belum bayar pajak di Kepulauan Seribu (Foto: Poskotanews.com)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Akibat belum membayar pajak sebesar Rp 7,8 miliar, dua pulau resort yakni Pulau Kotok Besar dan Pulau Melinjo, wilayah destinasi wisata bahari Kepulauan Seribu Jakarta, dipasangi plang pengumuman kalau keduanya belum memenuhi kewajiban bayar pajak.

Pemasangan ini dilakukan Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kabupaten Kepulauan Seribu dengan tujuan wajib pajak segera membayar pajak. Pemilik kedua resort tidak ada di lokasi kedua pulau, hanya beberapa karyawan yang melihat pemasangan Tunggak Pajak. Karyawan tak bisa berbuat apa-apa dengan aksi petugas pajak itu.

Kepala UPPRD Kepulauan Seribu, Subchan mengatakan, pemasangan plang ini bertujuan memberikan efek jera kepada peserta wajib pajak agar bisa melaksanakan kewajibannya sebelum ditindak secara hukum.

“Kami hanya menginformasikan kepada pengelola pulau resort tersebut bahwa mereka belum membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB). Pemasangan plang ini bertujuan agar mereka bisa secepatnya membayar pajak,” ujar Subchan, Senin (18/9).

Dijelaskan, tunggakan pajak di Pulau Kotok kurang lebih sebesar Rp 5,5 miliar. Sedangkan untuk Pulau Melinjo, tunggakan pajak kurang lebih sebesar Rp 2,3 miliar.

Menurutnya seperti dilansir laman Poskotanews.com, sebelum plang dipasang, pihaknya sudah menginformasikan kepada wajib pajak tersebut . Tetapi hingga saat ini mereka belum melunasi tunggakannya. “Makanya saya berharap setelah plasng dipasang pengelola segera memenuhi kewajibannya membayar pajak,” ungkapnya.

Ditambahkan, di kawasan wisata Kepulauan Seribu sampai saat ini ada 97 Wajib Pajak masih menunggak Pajak Bumi dan Bangunan – Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) dengan nilai mencapai Rp 32 miliar. Makanya dengan adanya sanksi sosial ini WP segera melaksanakan kewajibannya. (*/PKO)

LEAVE A REPLY