Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Sumenep Sajikan 36 Event Unggulan

0
60

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sumenep Madura Jawa Timur, bertekad memajukan pariwisatanya. Tekad itu diwujudkan secara serius dengan menggarap berbagai destinasi wisata diwilayahnya. Juga, menyusun kalender event yang didata selama setahu. Hasilnya tercatat ada 36 event wisata unggulan yang bakal berlangsung di wilayah Sumenep sepanjang tahun 2018.

Peluncuran Calender of Event (CoE) Visit Sumenep 2018 dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Selasa (5/12). Acara ini dihadiri beberapa pejabat Sumenep, sejumlah wartawan yang yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwarpar).

“Kemenpar memfasilitasi daerah yang ingin meluncurkan Calender of Event di Jakarta. Dan Sumenep merupakan daerah kedua setelah Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Kami terus mengapresiasi daerah untuk menggelar acara di Kemenpar,” papar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kemenpar Esthy Reko Astuti saat me-lauching CoE Visit Sumenep 2018.

Bersama Bupati Sumenep Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi dan Kepala Dinas Pariwisata, Kabudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep Sufiyanto, Peluncuran CoE Visit Sumenep 2018 dengan tema ‘Interesting and Healthy’ ini sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep.

Esthy melanjutkan CoE Visit Sumenep 2018 sebagai sarana yang tepat untuk mempromosikan pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep sekaligus mendukung CoE Wonderful Indonesia (CoE WI 2018) dengan menetapkan 100 premier event dengan target mendatangkan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus di Tanah Air.

“Karenanya, CoE Visit Sumenep 2018 merupakan program penting untuk memperkuat unsur 3 A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) khususnya unsur aktraksi wisata berupa festival budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade),” ungkapnya

Selain atraksi berupa event dalam berbagai festival menarik pariwisata, lanjut dia, Sumenep juga didukung aksesibilitas yang mendukung antara lain Bandara Trunojoyo, pelabuhan Kalianget serta akses jalan darat maupun amenenitas berupa hotel dan homestay yang banyak terdapat di destinasi itu. “Pariwisata Sumenep didukung unsur 3A yang memadai, sehingga menjadi salah satu destinasi unggulan Madura dan Jatim,” lontarnya.

Bupati Sumenep Busyro Karim mengatakan, Sumenep menjadi destinasi yang menarik bagi kunjungan wisatawan ke Madura, hal ini terlihat dari data kunjungan yang setiap tahun meningkat signifikan. Tahun 2018, Sumenep mentargetkan kunjungan 15.000 wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,1 juta wisatawan nusantara (wisnus).

CoE Visit Sumenep 2018 mempersiapakan 36 event unggulan yang akan digelar dalam setahun penuh di antaranya berupa festitival; budaya, religi, sejarah, olahraga, serta festival kesehatan yang dijadikan sebagai tema dan menjadi salah satu ikon pariwisata Sumenep.

Sebanyak 36 event dalam CoE Visit Sumenep 2018 antara lain; Sumenep Mengukir (17 Januari 2018); Batik on The Sea (15 Februari 2018); Kontes Kucing Internasional (17 Maret 2018); Gathering Media dan Pelaku Usaha Pariwisata se-Indonesia (14 – 15 April 2018), Pameran Lukisan (2 – 5 Mei 2018), Kejuaraan Catur Provinsi Jawa Timur (5 – 9 Mei 2018), Gebyar Mancing Internasional (9 Mei 2018), Pekan Tilawatil Quran Nasional RRI 2018 (Pertengahan Ramadan Mei 2018), Prosesi Upacara Adat Penyerahan Zakat Fitrah Keraton Sumenep (11 Juni 2018).

Selain itu Festival Kuliner Indonesia (14 – 15 Juli 2018), Pelangi di Sumenep Berbagai Festival (21 – 23 Juli 2018), Kerapan Sapi Tradisional ( di Lapangan Desa Langsar Saronggi – Sumenep pada 5 Agustus 2018), Pameran Keris Internasional dan Peresmian Museum Pusaka Sumenep (13 – 15 Agustus 2018), Festival Budaya Sumenep (24 – 26 Agustus 2018), Jalan–Jalan Santai 5.000 Egrang (2 September 2018), Festival Topeng Dalang Sumenep (7 – 8 September 2018), Jamasan dan Kirap Pusaka Keraton Sumenep (16 – 17 September 2018), dan Festival Kreasi Pemuda Indonesia (5 – 7 Oktober 2018).

Pada Oktober (19-21 Oktober) 2018 juga digelar Festival Santri se-Indonesia, Kontes Sape Sonok (21 Oktober 2018), Pameran Pembangunan dan Sumenep Expo (22 – 26 Oktober 2018), Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kacong Cebbing (24 Oktober 2018), Rokat Tasek Akbar (25 Februari 2018), Istighasah Muharram Khaul Akbar Raja – Raja Sumenep dan Tasyakkuran Hari Santri Nasional (25 Oktober 2018), Royal Dinner dan Pembukaan Festival Keraton dan Masyarakat Adat se-ASEAN V (27-31 Oktober 2018),

Ngontel Wisata Sehat Pulau Oksigen (4 November 2017), Sumenep Spektakule (11 November 2018), Sumekar Heart 10 km (18 November 2018), Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan Temu Guru se- Jawa Timur (25 November 2018), Festival Pencak Silat Pesisir Nasional (26 – 28 November 2018), Festival Batik Nusantara (15 – 16 Desember 2018), Ajang Tangkastrail Mania (16 Desember 2018), dan diakhiri dengan Gema Sholawat Sejuta Umat yang berlangsung di Depan Masjid Jamik Sumenep pada pukul 19-21.30 WIB, 31 Desember 2018. (NDIK)

LEAVE A REPLY