Ditpolair Polda Banten dan Indonesia Power Tanam Terumbu Karang di Tanjung Lesung

0
605

BANTEN, Bisniswisata.co.id: Indonesia, yang termasuk dalam kawasan segitiga terumbu karang, memiliki kekayaan terumbu karang yang luar biasa. Luas terumbu karang di Indonesia mencapai 60 ribu km2.

Namun, tak semua terumbu karang berada dalam kondisi baik. Data dari LIPI tahun 2013 menunjukkan ada 1.135 titik terumbu karang di Indonesia dan 30,4 persen di antaranya ditemukan rusak.

Kerusakan tersebut disebabkan karena aktivitas manusia dalam memanfaatkan potensi sumber daya terumbu karang sering tumpang tindih.

Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pung juga masih kurang. Hal ini karena masyarakat nelayan masih ada yang menangkap ikan secara tradisional denga menggunakan bahan peledak.
Ketika ikan berkumpul di terumbu karang, para nelayan memang berhasil menangkap ikannya, namun yang terjadi malah justru memberikan efek kerusakan.

Kerusakan yang lain juga disebabkan oleh beberapa hal, seperti pembukaan hutan mangrove menyebabkan penggelontoran sedimen yang tinggi ke perairan karang. Lalu lintas kapal di atas perairan karang yang dapat menyebabkan smashing karang, serta aktivitas pariwisata sering menimbulkan dampak terhadap kehidupan karang.

Bila kondisi tersebut terus berlangsung dikhawatirkan ekosistem terumbu karang akan musnah.

Untuk menyelamatkan terumbu karang di perairan dari kepunahan, Ditpolair Polda Banten dan Indonesia Power, anak usaha PT Jababeka Tbk (pengelola kawasan Tanjung Lesung PT Banten West Java (BWJ) melalui program “Polisi Sahabat Alam” bersama-sama mengajak masyarakat menanam terumbu karang di kawasan Tanjung Lesung.

Tidak hanya itu, pada kegiatan tersebut juga diberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menimbulkan kecintaan terhadap alam, khususnya terumbu karang untuk meningkatkan produktivitas biota laut.

“Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pengembangan kawasan pariwisata Tanjung Lesung, yang kegiatan operasionalnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone),” ujar Senior Event Manager BWJ, Hanrina Isneningsih mewakili Direktur BWJ, Setiawan Mardjuki pada acara penanaman terumbu karang di Tanjung Lesung, Banten, Selasa (28/4/15).

Penanaman terumbu karang ini menurutnya sering dilakukan namun tahun ini skalanya lebih besar.

Sementara Kapolda Banten, Boy Rafly Amar mengatakan, “Kegiatan ini juga bagian dari program Polisi Sahabat Alam yang telah diriliskan ke masyarakat dengan fokus kepada gotong royong dan kerukunan”.

Penanaman terumbu karang yang dilakukan di kawasan Tanjung Lesung menurutnya sangat baik karena selain dikuasai pengelola yang dapat mempercepat pertumbuhan terumbu karang juga diharapkan dapat dijadikan percontohan.

“Kedepannya kawasan yang ditanam terumbu karang akan dijadikan spot diving,” ungkap Boy yang pernah bertugas di Papua dan Maluku ini.

Penanaman terumbu karang pada kesempatan tersebut dilakukan di empat titik dengan 64 spot disetiap titik. (evi)

LEAVE A REPLY