Diterjang Badai, Fiji Ditinggalkan Wisatawan

0
326

FIJI, test.test.bisniswisata.co.id: AKIBAT diterjang badai berkepanjangan, ratusan wisatawan internasional melakukan eksodus meninggalkan kawasan wisata Fiji. Badai terburuk ini, terjadi pertama kali sepanjang sejarah negara di kawasan Pasifik yang dikenal dengan wisata baharinya.

Para pelancong khawatir grafik jumlah korban tewas kian bertambah, setelah enam mayat ditemukan akibat badai tropis Winston. Sementara Fiji Broadcasting Corporation melaporkan sedikitnya sepuluh orang tewas, sedangkan tujuh nelayan dilaporkan hilang.

Badai super kuat tersebut telah menghancurkan kawasan wisata paling populer di wilayah itu dalam waktu satu malam pada Sabtu lalu. Kecepatan angin mencapai 325 kilometer per jam. Rumah-rumah rata dengan tanah dan infrastruktur hancur akibat bencana alam tersebut. Sejumlah saluran komunikasi terputus sehingga dikhawatirkan banyak korban yang tidak bisa dilaporkan.

Wisatawan asing yang tengah berlibur, tak berkutik untuk menikmati masa liburannya. Mereka lebih memilih tinggal di dalam kamar sambil menunggu pekembangan terbaru agar bisa kabur dari Fiji. Untungnya, Senin (22/02) kondisi cuaca mulai bersahabat sehingga dipakai kesempatan untuk eksodus ramai-ramai. Dan mereka nampak terburu-buru meninggalkan Fiji dengan alasan kondisi pariwisata Fiji menakutkan,.

Direktur Oxfam untuk kawasan Pasifik, Raijeli Nicole menyatakan informasi mengenai daerah terpencil yang ikut dihantam badai belum diperoleh dan diperkirakan kondisinya kian memburuk. “Warga Fiji terus berupaya memperbaiki saluran komunikasi, akan tetapi mereka sangat takut kalau berita yang mereka tunggu akan sangat mengerikan,” ujarnya sebagaimana dikutip channelnewsasia.com, Senin (22/2/2016).

Ekonomi Fiji sangat bergantung pada kunjungan wisatawan, terutama dari Australia dan Selandia Baru. (*/e)

LEAVE A REPLY